TIFAMALUKU. COM, – Kabar gembira bagi warga Ambon! Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berupaya memperluas akses air bersih bagi warganya. Hingga awal 2026, sebanyak 9.862 pelanggan di berbagai wilayah Kota Ambon kini dapat menikmati layanan air bersih yang lebih stabil dan layak.
Program yang dijalankan oleh Perumda Tirta Yapono bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkot Ambon untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh warga Ambon memiliki akses terhadap air bersih yang layak dan berkelanjutan,” ujar Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dengan nada optimis, kepada Wartawan, kemarin.
Jaringan Pipa Direhabilitasi, Kebocoran Berkurang, Pasokan Air Stabil!
Selain menambah jumlah pelanggan, Pemkot Ambon juga melakukan rehabilitasi jaringan perpipaan sepanjang 5.305 meter. Perbaikan ini difokuskan pada jaringan pipa lama yang mengalami kerusakan dan kerap menimbulkan kebocoran maupun gangguan pasokan air.
“Dengan infrastruktur yang baik, pasokan air bisa lebih stabil dan kerugian akibat kebocoran dapat ditekan. Ini penting untuk efisiensi pengelolaan sumber daya air,” jelas Wattimena.
Penggantian pompa air juga dilakukan di enam titik strategis yang menjadi pusat distribusi air ke wilayah-wilayah sekitar. Pompa lama diganti dengan peralatan baru yang lebih modern dan hemat energi guna meningkatkan kapasitas pasokan serta meminimalkan risiko gangguan layanan.
Wilayah Terpencil Kini Nikmati Air Bersih dari Jaringan Resmi!
Pada tahap awal perluasan layanan, tercatat 254 pelanggan baru telah resmi terlayani di sejumlah wilayah, antara lain Passo, Halong Baru, dan Kudamati Atas. Wilayah-wilayah tersebut sebelumnya masih mengalami keterbatasan akses air bersih dari jaringan resmi.
“Selama ini, banyak warga terpaksa mengandalkan sumber air alternatif yang belum tentu memenuhi standar kesehatan. Dengan layanan resmi, kualitas air lebih terjamin,” kata ia.
Target Ambisius: Cakupan Layanan Air Bersih 90 Persen di Tahun 2028!
Ke depan, Pemkot Ambon menargetkan cakupan layanan air bersih mencapai 90 persen pada tahun 2028. Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah akan terus melakukan evaluasi, pemetaan wilayah yang belum terlayani, serta menyelesaikan berbagai hambatan teknis dan administratif.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak. Partisipasi masyarakat juga penting, terutama dalam menjaga dan memelihara infrastruktur air bersih agar manfaatnya berkelanjutan,” pungkasnya.
Selain pembangunan fisik, Pemkot Ambon juga merencanakan program edukasi dan penyuluhan terkait penggunaan air secara bijak serta pengelolaan limbah air rumah tangga, guna menjaga kelestarian sumber daya air dan lingkungan. Dengan upaya yang berkelanjutan, diharapkan seluruh warga Ambon dapat menikmati akses air bersih yang layak dan berkelanjutan. (TM-OL)








