BORONG 5 PROGRAM BESAR! DPRD MALUKU JEMPUT KEBJAKAN MENTERI PETANI: SELURUH USULAN DISETUJUI UNTUK APBN 2026  

oleh -70 views

Johan Lewerissa: “Ini Momentum Besar Atasi Ketergantungan Impor dan Naikkan Kesejahteraan Petani”

 

JAKARTA, TIFA MALUKU. COM, – 23 Januari 2026, Komisi II DPRD Provinsi Maluku berhasil membawa pulang kabar gembira bagi sektor pertanian daerah! Dalam pertemuan langsung dengan Menteri Pertanian, seluruh usulan pembangunan pertanian tahun 2026 yang diajukan dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku Johan Lewerissa beserta pimpinan dan anggota Komisi II, serta didampingi Kadis Pertanian Maluku, langsung disetujui dan akan dialokasikan dalam APBN 2026.

 

Pertemuan yang penuh hasil ini tidak hanya mendapatkan apresiasi langsung dari Menteri Pertanian, tetapi juga membuka peluang besar bagi Maluku untuk menjadi pusat pengembangan komoditas unggulan pertanian kawasan timur Indonesia.

BERIKUT 5 PROGRAM BESAR YANG DISETUJUI LANGSUNG:

 

1. Kelapa: Luas 1.000 Hektar Digenjot, Kebun Induk 5 Hektar Dipelihara

Program perluasan dan peremajaan tanaman kelapa akan mencakup area seluas 1.000 hektar, ditambah pemeliharaan kebun induk kelapa tahun ke-8 seluas 5 hektar. Ini diharapkan akan meningkatkan produksi kelapa lokal dan mendukung rantai pasok industri hilirisasi.

2. Jambu Mete: Areal Usaha Ditingkatkan Jadi 1.500 Hektar

Komoditas unggulan Maluku ini akan mendapatkan dorongan besar dengan perluasan dan peremajaan lahan hingga 1.500 hektar, yang diharapkan bisa meningkatkan ekspor serta pendapatan petani.

3. Industri Pengolahan Kelapa Resmi Tempati Maluku

Untuk mendukung program hilirisasi nasional, Menteri Pertanian telah menentukan bahwa industri pengolahan kelapa akan dialokasikan langsung di Provinsi Maluku. Ini akan menciptakan nilai tambah produk lokal dan lapangan kerja baru.

4. Sagu: 1.000 Hektar Baru Plus Alat Pengolahan

Program perluasan dan pentaan tanaman sagu seluas 1.000 hektar akan dibarengi dengan bantuan peralatan pengolahan pasca panen, menjadikan sagu sebagai komoditas pangan yang lebih kompetitif.

5. Alat Mesin Pertanian Siap Didistribusikan

Jika program cetak sawah baru dan optimasi lahan terealisasi sesuai alokasi, Maluku akan mendapatkan dukungan alat dan mesin pertanian secara penuh dari pemerintah pusat.

Johan Lewerissa menyampaikan bahwa kesetujuan ini merupakan momentum penting untuk mengangkat sektor pertanian Maluku dari sekadar produsen mentah menjadi pusat industri hilirisasi. “Ini bukan hanya tentang lahan dan produksi, tapi tentang bagaimana kita bisa mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan kesejahteraan jutaan petani di Maluku,” tegasnya.

 

Dukungan penuh dari Menteri Pertanian terhadap seluruh usulan menunjukkan bahwa potensi pertanian Maluku telah mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat, menjadikan provinsi ini sebagai model pengembangan sektor pertanian di wilayah timur Indonesia.(TM-OL)

Tentang Penulis: tifamaluku

Gambar Gravatar
Nama Lengkap : Ongen Lekipiouw, S. Sis Jabatan : Pimpinan Perusahaan/Redaksi Alamat : Jalan Dr Kayadoe Kudamati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.