TIFAMALUKU, – Senator asal Maluku, Novita Anakotta terus “membentengi” generasi muda Buru dengan nilai-nilai kebangsaan! Memasuki hari ketiga kunjungannya, Anggota DPD/MPR RI ini menyambangi SMKN 12 Buru pada Sabtu (13/12/2025).
Novita menegaskan bahwa keahlian praktis yang didapat di sekolah kejuruan harus disinergikan dengan semangat nasionalisme agar lulusan daerah mampu bersaing secara sehat tanpa kehilangan jati diri bangsa. “Jangan sampai kalian pintar, tapi lupa Indonesia!” tegasnya.
“Pancasila adalah penyaring utama agar kita tidak terombang-ambing oleh ideologi asing yang tidak sesuai dengan akar budaya dan karakter bangsa Indonesia!” seru Novita.
Beliau mengajak para pelajar untuk menjadikan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan sebagai pedoman dalam berinteraksi baik di dunia nyata maupun di media sosial. “Jadilah generasi yang beriman dan berakhlak mulia!” pesannya.
Taat Hukum, Junjung Tinggi Kejujuran!
Terkait dengan pilar UUD 1945, Novita Anakotta memberikan pemahaman mengenai pentingnya ketaatan pada hukum sebagai perwujudan warga negara yang baik. “Konstitusi kita menuntut setiap warga negara untuk tunduk pada hukum! Hanya dengan ketertibanlah keadilan sosial bagi seluruh rakyat dapat kita wujudkan bersama!” tegasnya.
“Jadilah tenaga kerja yang patuh pada regulasi dan menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap profesi yang ditekuni,” harap Novita.
Jaga Persatuan, Bangun Daerah Terpencil!
Novita juga mengingatkan tentang tanggung jawab kolektif dalam menjaga kedaulatan NKRI, terutama di wilayah kepulauan seperti Maluku.
“Kalian adalah penjaga benteng persatuan di daerah! Jangan biarkan isu-isu sektoral melemahkan semangat kita untuk tetap bersatu dalam bingkai negara kesatuan!” tambahnya. Ia menekankan bahwa pembangunan di daerah terpencil hanya akan berhasil jika seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda, memiliki kesadaran berbangsa yang sama.
Salah satu peserta, Aminah Umasugi, mengungkapkan bahwa penjelasan mengenai Bhinneka Tunggal Ika sangat relevan dengan kondisi sekolah mereka yang beragam. “Penjelasan Ibu Novita memperkuat keyakinan kami bahwa keberagaman itulah yang membuat Indonesia indah,” kata Aminah.
Novita berharap para siswa SMKN 12 Buru dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang berintegritas di masa depan. “Jadilah lulusan SMK yang tidak hanya ahli dalam teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang berakar pada semangat gotong royong dan keadilan!” pungkasnya. (TM – OL)








