TIFAMALUKU. COM, NAMLEA, – Anggota DPD/MPR RI, Novita Anakotta, terus “menggembleng” siswa di Kabupaten Buru dengan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang penuh semangat! Kali ini, giliran SMKN 7 Buru yang menjadi sasaran, Jumat (12/12/2025).
Novita memaparkan pentingnya menyelaraskan antara keahlian teknis dengan pemahaman ideologi negara.
“Lulusan SMK harus dipersiapkan tidak hanya menjadi pekerja yang terampil, tetapi juga menjadi warga negara yang bertanggung jawab terhadap keutuhan bangsa!” tegasnya.
“Dunia kerja membutuhkan orang-orang jujur dan berintegritas, dan nilai-nilai tersebut adalah inti dari pengamalan sila-sila dalam Pancasila kita!” seru Novita. Ia mendorong para siswa agar tidak hanya mengejar nilai akademis, melainkan juga mengasah kepekaan sosial dan kepedulian terhadap sesama rekan di lingkungan sekolah.
“Jangan cuma jagoan, tapi juga peduli sesama!” pesannya.
Pahami Konstitusi, Bela Hak-Hakmu di Dunia Kerja!
Terkait dengan pilar Undang-Undang Dasar 1945, Novita Anakotta menjelaskan bahwa konstitusi menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan kesempatan kerja yang adil.
“Kalian adalah pemilik masa depan Indonesia! Pelajari hukum dan aturan yang ada agar kalian dapat membela hak-hak kalian secara konstitusional di kemudian hari!” tegasnya.
“Kesadaran hukum sejak dini akan menciptakan masyarakat yang tertib dan mampu menghindari tindakan-tindakan yang merugikan kepentingan umum,” jelas Novita.
Cintai Produk Lokal, Lestarikan Budaya Maluku!
Novita juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas nasional di tengah pengaruh budaya asing yang masuk melalui teknologi.
“NKRI adalah rumah besar kita semua! Jagalah rumah ini dengan cara tetap mencintai produk lokal dan melestarikan budaya yang kita miliki di Maluku!” tambahnya. Beliau meyakini bahwa kedaulatan ekonomi bangsa dapat diperkuat jika generasi muda memiliki semangat nasionalisme yang tinggi dalam berkarya dan berinovasi.
Seorang peserta, Muhammad Assagaf, menyampaikan rasa senangnya dapat berdialog langsung dengan wakil rakyat dari pusat.
“Saya baru menyadari bahwa pilar-pilar kebangsaan ini sangat berkaitan dengan kehidupan kami sehari-hari, terutama soal bagaimana kami harus bersikap adil dalam berorganisasi di sekolah,” ungkapnya.
Novita berharap para siswa SMKN 7 Buru mampu menjadi penggerak ekonomi daerah yang tetap menjunjung tinggi rasa persaudaraan antar-anak bangsa. “Jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk berkolaborasi dan menciptakan karya-karya hebat yang bermanfaat bagi rakyat banyak!” pungkasnya. (TM – OL)








