Bantah Tudingan Kedatangan Gasphar Akihary Di Negeri Aboru Fence Sebut Raja Negeri Aboru PEMBOHONG

oleh -1,055 views

TIFA MALUKU. COM – Fence Malawau menyayangkan pernyataan Raja Negeri Aboru, Marthin Sinay yang menuding kehadiran Gasphar Akihary di Negeri Aboru untuk mendokrin generasi muda melakukan pawai dan pengibaran bendera RMS tanggal 25 April 2023.

“Sebagai tokoh masyarakat, saya menilai pernyataan Raja Negeri Aboru (Sinay-red) dalam pertemuan dengan forkopimda Kabupaten Malteng, TNI & Polri bahwa kehadiran Gasphar Akihary (Anak Aboru Kewarganegaraan Belanda) saat itu untuk mendokrin generasi muda melakukan tindakan makar sangat tidak benar. Ini sebuah pembohongan publik sehingga perlu diluruskan, ” dalam wawancaranya dengan awak media di kediamannya yang berlokasi di Kelurahan Waihoka, Karpan, Jumat (28/4/2023).

Menurut ia, kedatangan Gasphar Akihary ke Aboru murni untuk silahturahmi dengan keluarga di Negeri Aboru. Ini agenda Gasphar Akihry dan istrinya, Milka Titakey saat ber vakansi di Kota Ambon.

“Mereka datang Ke Ambon untuk Vakansi sekaligus menghadiri acara baptisan kudus anak Patrik Malawau yang akan berlangsung tanggal 30 April 2023 di Gereja Imanuel Karpan. Gasphar Akihary dan istri merupakan orang tua saksi dalam baptisan kudus itu. Selanjutnya, sebagai anak Negeri Aboru, Gasphar Akihary rindu untuk mendatangi kampung halamannya dan bertemu dengan keluarga. Kunjungan ke Negeri Aboru merupakan agenda selama vakansi. Dan bagi saya, tidak ada yang salah kalau Gasphar Akihary berkunjung ke Negeri Aboru. Karena Gasphar Akihary merupakan anak negeri Aboru walaupun sudah berkewarganegaraan Belanda,” ujar Malawau.

“Malah saat aksi pawai pengibaran bendera RMS tanggal 25 April di Negeri Aboru, Gasphar Akihary lebih memilih berdiam di rumah keluarganya, Petrus Malawau. Tidak terlihat Gasphar Akihary terlibat langsung dalam arak-arakan pengibaran bendera RMS. Sehingga apa yang ditudingkan Raja Negeri Aboru, Marthin Sinay terhadap Gasphar Akihary sangat tidak benar. Sebagai keluarga sekaligus tokoh masyarakat Negeri Aboru, saya menyesal atas tudingan tersebut, ” tutup Malawau. (TM-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.