Melkias Frans Kuda Hitam Pada Pemilihan Anggota DPD RI Maluku Pemilu 2024

oleh -841 views
Foto bersama, Calon Anggota DPD RI Maluku, Ir. Melkias L. Frans, M.Si bersama Komisioner KPU Maluku. (Ist)

TIFA MALUKU.COM – Perhelatan menuju kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Maluku pada Pemilu 2024 semakin menarik.

Ada 14 figur yang mendaftarkan diri sebagai calon DPD RI setelah dinyatakan lolos verifikasi faktual akhir dukungan minimal balon DPD RI Maluku oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku pada April 2023 lalu.

Empat nama diantara merupakan Incumbent yang juga masih bertekad untuk pertahankan tahta DPD RI-nya yakni Novita Anakotta SH, MH, Anna Latuconsina, Miranti Dewaningsih dan Letnan Jenderal TNI (Mar) (Purn) Nono Sampono, S.Pi, M.Si.

Novita Anakotta lolos sebagai calon Incumbent DPD RI Maluku pada Pemilu 2024 dengan jumlah dukungan suara 2.136 pada enam kabupaten/Kota. Anna Latuconisina 2.472 suara pada 10 Kabupaten/kota. Miranti Dewaningsih 2.797 suara pada tujuh Kabupaten/Kota, dan Nono Sampono 2.958 suara pada 11 Kabupaten/kota.

Sementara 10 kompetitor lainnya yakni Abu Kasim Sangadji dengan jumlah dukungan suara sebanyak 2.181 pada delapan Kabupaten/Kota. Ali Roho Talaohu 3.082 pada Sembilan Kabupaten/Kota. Bisri As Shidiq Latuconsina 2.095 suara pada 11 Kabupaten/Kota. Frangkois Klemens Orno 2.266 suara pada Sembilan Kabupaten/Kota. H.M.Yasin Welson Lajaha 2.493 suara pada Sembilan Kabupaten/Kota. Hasanuddin Rumra 2.557 suara pada tujuh Kabupaten/Kota. Joseph Sikteubun 2.618 suara pada 10 Kabupaten/Kota. Melkias L. Frans 2.333 pada 11 Kabupaten/Kota. Samson Yasir Alakatiri 2.211 suara pada 11 Kabupaten/Kota dan Sitti Amina Amahoru 2.376 suara pada Sembilan Kabupaten/Kota.

Dari pantauan redaksi Tifa Maluku.Com, kehadiran 10 kompetitor ini tidak bisa dipandang sebelah mata oleh empat calon Incumbent DPD RI. Mengapa? Karena mereka cukup familiar di kalangan masyarakat Maluku karena memiliki kemampuan intelektual yang mampuni dan memiliki tujuan secara visioner untuk memperjuangkan kepentingan daerah dan masyarakat Maluku di pusat.

Ada kharisma yang terpancar dalam diri mereka untuk menyakinkan pemilih bahwa mereka juga layak diperhitungkan. Serta mampu bertanggungjawab atas segala amanah yang diberikan oleh rakyat pada Pemilu 2024 nanti.

Selain itu, 10 kompetitor DPD RI Maluku ini juga memiliki dukungan finansial untuk menggerakan perjuangan mereka dalam Pemilu 2024 nanti. Bahkan pantauan redaksi, dalam meraih dukungan suara, tidak terlepas pula dari dukungan parpol. Hal ini menggingat, calon DPD RI Maluku selain berasal dari kalangan profesional, pungusaha, ada juga yang berasal dari Parpol. Mereka pernah menduduki kursi legislative tingkat Provinsi dua hingga tiga periode. Pengalaman inilah yang membuat mereka begitu percaya diri dalam menghadapi Pemilu 2024 sebagai Calon DPD RI Maluku.

Sebut saja, Ir. Melkias L Frans, M.Si, mantan anggota DPRD Maluku dua periode (2009-2014) (2014-2019) dari Dapil KKT sebelumnya Maluku Tenggara Barat (MTB) & Maluku Barat Daya. Frans merupakan salah satu tokoh sentral pemekaran Kabupaten/Kota di Maluku termasuk Kabupaten Maluku Barat Daya dan Provinsi Tenggara Raya saat dirinya menjabat Ketua Komisi A DPRD Maluku periode 2024-2019. Mantan Calon bupati Kabupaten MBD, dan mantan calon anggota DPR RI dari Partai Demokrat pada Pimilu 2019 lalu.

Melkias L. Frans tidak asing dikalangan masyarakat Maluku, sebab dirinya dikenal vocal dan aktif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di 11 Kota/kabupaten di Maluku. Dikalangan internal Partai Demokrat, Frans disebut sosok politisi yang berkomitmen dan tidak pernah melakukan manuver-manuver politik untuk kepentingan pribadi. Sehingga tak heran ia begitu disegani di sesama internal partai Demorat Maluku.

Demikian rekam jejak Melkias L. Frans yang diperoleh dari berbagai sumber yakni pernah menjabat Direktur LSM di Timor Timur yang saat ini menjadi Negara Demokratich Timor Leste. Dirinya pernah dipercayakan sebagai Konsultan Ahli Manejemen Kerjasama Word Bank di Bapenas dan berbagai provinsi di Indonesia. Melkias L. Frans pernah juga menjadi Konsultan Ahli Manejemen Traning Departemen Pertahanan RI, Pelatih Usaha Mikro Kecil & Menengah untuk Kawasan Timur Indonesia. Semua ini dibuktikan dengan Surat Keputusan dan surat tugas. Keahlian Dirinya juga pernah mengikuti berbagai kegiatan traning dan pelatihan sesuai dengan profesi standar Nasional maupun Internasional. Keahlian dan pengalaman itulah tak heran berbagai penghargaan juga pernah diterima oleh Melkias L. Frans.

Dalam diskusi singkat bersama Melkias L. Frans di kediamannya di Kawasan Gunung Nona, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dirinya mengatakan, peran DPD maupun DPR RI dari Maluku sangat penting dan strategis dalam menjawab berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi daerah. Olehnya itu, empat (4) anggota DPD maupun DPR RI Maluku di senayan harus mampu berjuang untuk masyarakatnya didaerah.

“Bagi Saya (Frans-red), bukan soal kita hanya empat orang di Senayan baik DPR maupun DPD RI. Ini soal kita mampu atau tidak bersuara dan berjuang di pusat untuk kepentingan masyarakat dan daerah ini. Itu persoalannya. Ibaratnya lebih baik satu orang yang kita kirim ke pusat tapi menggingit seperti serigala atau singa dari pada empat orang tapi tidak menggingit,” kata Frans.

Maluku butuh orang-orang di Senayan yang mau bekerja dan berjuang dengan ketulusan hati. Olehnya itu, sebagai competitor mestinya sudah punya planning yang matang dan memiliki konsep yang kuat untuk berhadapan dengan pemerintah pusat.

“Kita tidak boleh kalah bersaing dalam proses bargaining dengan pemerintah pusat. Kita boleh kalah secara kuantitas, tapi jangan kalah dari sisi SDM. Karena SDM kita tidak kalah jauh dengan mereka yang ada di Pulau jawa dan wilayah lainnya di Indonesia,” ujar ia.

“Kita punya potensi SDA yang melimpah dan pastikan akan menjadi dapur bagi Negara selain Provinsi Papua. Kita punya potensi Perikanan yang menjanjikan, termasuk sector pertambangan yang diperhitungkan oleh pusat. Ini alasan kenapa kita harus keras ke pusat soal Nasib Masyarakat di Maluku. Karena Maluku bagian dari pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia, namun kenyataannya, kita masih hidup dalam kemiskinan dan ketertinggalan. Untuk itu, perjuangan DPD maupun DPR RI Maluku juga harus didukung penuh oleh Pemerintah Pemerintah daerah. Karena kenyataannya, pemerintah jarang duduk bersama dengan DPR maupun DPD RI Maluku untuk sama-sama membicarakan nasib daerah ini. Ini kelamahan terbesar kita saat ini, dan saya harap kedepannya dirubah,” harap ia.

Bicara target, kehadiran Melkias L. Frans dalam bursa pemilihan Anggota DPD RI Maluku pada Pemilu 2024, bukan sebagai calon pengembira. Namun dirinya menargetkan menang dalam pemilihan. Olehnya itu, berbagai konsolidasi terus dilakukan di 11 Kabupaten/Kota Bersama tim pemenang. Dengan ketokohan dan pengalaman yang dimiliki, tidak sulit bagi Melkias L. Frans untuk menyakinkan masyarakat untuk memberikan dukungan politiknya saat pencoblosan nanti.

“Sesungguhnya jabatan itu merupakan berkah dari Tuhan, dan Tuhan yang tahu siapa yang layak untuk mewakili masyarakat Maluku di Senayan pada Pemilu 2024 nanti. Dengan kerjakeras dan seluruh perjuangan yang saya lakukan, Saya optimis, Tuhan memberikati semua itu,” pungkas ia. (TM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.