HARGA BAHAN POKOK SE-MALUKU PER 20 MEI 2026: HARGA CABAI DAN BUMBU DAPUR MASIH MENJADI YANG TERTINGGI  

oleh -9 views

TIFA MALUKU. COM, Rabu, 20 Mei 2026 – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku kembali merilis pantauan harga bahan pokok di 11 Kabupaten/Kota se-Maluku untuk periode Rabu, 20 Mei 2026.

 

Data ini menunjukkan pergerakan harga yang beragam, di mana komoditas bumbu dapur dan cabai masih menjadi kelompok barang dengan angka jual tertinggi dan fluktuasi paling signifikan di berbagai wilayah.

 

Berdasarkan data yang dipublikasikan, harga beras premium relatif stabil, berkisar antara Rp17.000 per kilogram di Ambon dan SBB, hingga mencapai angka tertinggi Rp20.000 di Tual dan Malra. Sementara itu, beras medium dijual paling murah di Ambon seharga Rp14.000/kg, dan harga tertinggi tercatat di KKT sebesar Rp18.000/kg, serta MBD di angka Rp17.500/kg.

 

Untuk bumbu dapur, bawang merah memiliki rentang harga yang cukup lebar, mulai dari yang termurah di Buru (Rp40.000/kg) hingga termahal di KKT (Rp60.000/kg). Diikuti bawang putih, harga termurah ada di Malteng (Rp38.667/kg) dan paling mahal kembali di wilayah KKT dengan angka Rp55.000/kg.

 

Kenaikan tajam kembali terlihat pada harga cabai. Cabai keriting melonjak tinggi di Kabupaten Aru mencapai Rp126.666/kg, disusul Malra (Rp96.666/kg) dan KKT (Rp100.000/kg). Begitu juga cabai rawit, harga tertinggi tercatat di Malra sebesar Rp126.666/kg dan Aru di angka Rp123.333/kg. Kondisi ini menjadi catatan penting karena harga cabai di beberapa wilayah mencapai 3 hingga 4 kali lipat dibanding harga terendah yang ada di Malteng (Rp20.000/kg).

 

Kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng (Minyakita). Harga rata-rata di beberapa wilayah masih di angka Rp15.700/kg, namun melonjak hingga Rp23.000 di KKT, Rp22.000 di SBT, dan Rp21.900 di Aru.

 

Pada kelompok sayuran, harga kangkung dan sawi masih sangat bervariasi. Kedua komoditas ini paling murah di SBB, masing-masing Rp5.000 per ikat, namun harganya naik signifikan hingga Rp30.000 di wilayah Aru. Sementara tomat dijual paling murah di Malteng dan Ambon (Rp20.000/kg), dan paling mahal di KKT (Rp40.000/kg).

 

Untuk kebutuhan pangan hewani, telur ayam paling mahal dijual di KKT (Rp48.000/kg), sedangkan harga terendah ada di Malteng (Rp32.000/kg). Ikan tongkol memiliki selisih harga cukup jauh, dari yang termurah di Ambon (Rp20.000/kg) hingga tertinggi di Tual (Rp38.462/kg). Sementara harga daging ayam relatif stabil di kisaran Rp45.000 hingga Rp55.000/kg, dan daging sapi termahal masih ada di Malra dengan angka Rp167.500/kg.

 

Kepala Disperindag Provinsi Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, S.T., M.Si mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan data ini sebagai acuan berbelanja, dan mengajak pelaku usaha tetap menjaga kestabilan harga sesuai ketersediaan stok.

 

“Kami terus memantau perkembangan ini demi memastikan ketersediaan barang dan harga yang wajar bagi seluruh masyarakat Maluku,” ujarnya. (TM-OL) 

Tentang Penulis: tifamaluku

Gambar Gravatar
Nama Lengkap : Ongen Lekipiouw, S. Sis Jabatan : Pimpinan Perusahaan/Redaksi Alamat : Jalan Dr Kayadoe Kudamati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.