TIFAMALUKU.COM – Dinas Perhubungan Kota Ambon mengaku sudah tidak bisa memungut retribusi parkir dari tiga ruas jalan utama di Kota Ambon, karena statusnya telah beralih ke Pemerintah Provinsi Maluku.
“Beralihnya status tiga ruas jalan yang sebelumnya dikelola Pemkot berdampak Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama dari restibusi parkir tahun 2024 ikut menurun,” kata Kadis Perhubungan Kota Ambon, Yan Suitella saat dikonfirmasi media, pada Jumat, 10 Januari 2025.
Tiga ruas jalan utama yang statusnya telah beralih ke pemerintah provinsi yakni Jalan Pantai Losari, Jalan Pantai Mardika, Jalan Pantai Batu Merah.
Tiga ruas jalan utama di Ambon itu telah beralih status sebbagai jalan nasional dan pengelolaannya berada di bawah Pemprov maluku sejak 1 September 2024. Alih fungsi ini mengakibatkan hilangnya potensi retribusi dari kawasan tersebut.
Suitella mengakui, pendapatan retribusi parkir dari tiga ruas jalan utama itu dalam setahun cukup besar, karena keberadaan sebagai pusat aktivitas perekonomian masyarakat di ibu kota Provinsi Maluku itu.
Dia menyebutkan pada tahun 2024, target PAD Kota Ambon dari retribusi parkiran ditetapkan sebesar Rp8,5 miliar. Target ini didasarkan pada pengelolaan 34 ruas jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kota.
Namun, hingga akhir tahun, Dinas Perhubungan Kota Ambon hanya berhasil memperoleh Rp6,2 miliar.
Karena itu, menurut Suitella Upaya dan kontribusi lain yang dilakukan Dishub Kota Ambon yakni tetap menunjukkan kinerja positif dari aspek lain seperti Uji Kelayakan Bermotor. Kendati layanan ini ini gratis tetapi target dari pembayaran utang tahun sebelumnya tercapai yakni dari Rp350 juta naik menjadi Rp850 juta.
Selain itu, kerja sama aset dengan Pelindo termasuk kontribusi peti kemas yang pendapatannya sebesar Rp720 juta sesuai nota kesepahaman.
Dia menambahkan, peralihan status tiga ruas jalan utama itu cukup berdampak terhadap capaian PAD, tetapi pihaknya akan terus beruyapa untuk mengoptimalkan pendapatan dari sumber lain, guna mendukung target capaian PAD Ambon di tahun-tahun mendatang. (TM-08)








