Tifa Maluku. Com – Pemerintah Provinsi Maluku dengan sigap menanggapi bencana banjir yang melanda Negeri Kamariang, Kabupaten Seram Bagian Barat, akibat hujan deras pada Senin malam (4/8). Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, yang kebetulan berada di wilayah Maluku Tengah, langsung melakukan kunjungan mendadak ke lokasi terdampak.
Dalam kunjungannya, Wagub Vanath berdialog dengan Raja Kamariang, perangkat desa, dan Babinsa untuk menerima laporan awal terkait kerusakan yang ditimbulkan oleh luapan Sungai Rurumey. Belasan rumah mengalami kerusakan, termasuk fondasi dan dinding yang parah, serta ruas jalan utama desa yang terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.
Segera setelah itu, Wagub Vanath melaporkan kondisi tersebut kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dan menegaskan komitmen pemerintah untuk menyalurkan bantuan serta melakukan langkah mitigasi guna memulihkan kondisi masyarakat terdampak.
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menginstruksikan Asisten I Setda Maluku untuk segera mengambil langkah koordinatif dalam pengiriman bantuan darurat kepada masyarakat terdampak banjir di Negeri Kamariang, Kabupaten Seram Bagian Barat. Banjir yang disebabkan oleh cuaca ekstrem dan meluapnya Sungai Rurumey mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan pemukiman, meskipun belum ada korban jiwa.
Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan bahwa penanganan pasca-banjir akan menjadi prioritas melalui koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Bantuan logistik dan asesmen teknis terhadap kerusakan rumah akan segera dilaksanakan sebagai wujud komitmen Gubernur Hendrik Lewerissa dalam memberikan perlindungan serta respons cepat kepada seluruh warga Maluku. (TM-08)








