Menkes Dukung Penuh Pembangunan RS Pendidikan dan Dental Center Unpatti, Dorong Inovasi Medis di Maluku  

oleh -47 views

TIFA MALUKU.COM – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Rumah Sakit Pendidikan dan Dental Center di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.

Pernyataan ini disampaikan Menkes saat kunjungan kerjanya di Ambon pada Jumat, 3 Oktober 2025, yang meskipun tidak diagendakan sebelumnya, berhasil diwujudkan berkat koordinasi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Dalam kunjungan singkat ke Fakultas Kedokteran Unpatti tersebut, pihak universitas langsung memaparkan proposal ambisius mereka. Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan ini diproyeksikan tidak hanya sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan kedokteran, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Maluku dan wilayah timur Indonesia.

 

Rumah sakit akademik Unpatti ini dirancang multifungsi, tidak hanya menjadi tempat praktik klinis bagi mahasiswa kedokteran umum, melainkan juga akan dilengkapi dengan pusat layanan kedokteran gigi modern (dental center). Fasilitas ini diharapkan berfungsi ganda, sebagai laboratorium praktik bagi para calon tenaga medis dan pusat pelayanan kesehatan lanjutan bagi publik. Dengan lahan yang sudah disiapkan, rencana pembangunan mencakup gedung delapan lantai dengan alokasi anggaran Rp200 miliar untuk konstruksi, serta Rp273 miliar untuk peralatan dan perabotan. Pembangunan ditargetkan dapat dimulai segera dan rampung pada akhir tahun 2026, dengan tiga program spesialis utama: penyakit dalam, bedah, dan obstetri-ginekologi.

 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut baik usulan ini, meskipun ia mengingatkan bahwa Unpatti berada di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Tinggi, sehingga pembangunan fisik mungkin menghadapi beberapa kendala administratif. Namun, Menkes menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh, terutama dalam pengadaan peralatan medis dan pengembangan program pendidikan kedokteran.

 

“Saya mendukung sekali. Dokter gigi kita masih kurang, padahal 40 persen masyarakat Indonesia mengalami kerusakan gigi. Prinsipnya saya sangat mendukung pengembangan RS Pendidikan dan Dental Center ini,” ujar Budi Gunadi. Ia juga memberikan pesan penting agar fakultas kedokteran tidak hanya berorientasi pada masa kini, tetapi juga masa depan, dengan berani mengintegrasikan ilmu kesehatan dengan bioteknologi dan kecerdasan buatan (AI), mengingat arah perkembangan dunia yang mengarah ke sana.

 

Lebih lanjut, Menkes mendorong Fakultas Kedokteran Unpatti untuk membangun sinergi lintas disiplin ilmu, termasuk dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat. “Di banyak tempat, kedua fakultas dipisahkan, padahal keduanya sangat penting untuk menjamin 99,9 persen masyarakat tetap sehat. Saya minta agar Unpatti berani membuka diri, membangun fakultas masa depan yang mengintegrasikan pendidikan, riset, dan layanan kesehatan bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Rektor Unpatti menyambut dukungan tersebut dengan rasa syukur yang mendalam. Menurutnya, rencana pembangunan RS Pendidikan dan Dental Center ini merupakan bagian integral dari komitmen kampus untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah maupun pusat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Maluku.

 

“Ini berkah bagi Unpatti yang saat ini memiliki 28 ribu mahasiswa aktif, serta dosen dan pegawai lebih dari 2 ribu orang. Kami siap mendukung seluruh kebijakan dan program Kementerian Kesehatan,” ungkap Rektor. Ia berharap pembangunan RS Pendidikan ini dapat segera terwujud, sehingga layanan kesehatan di Maluku, yang dikenal sebagai daerah kepulauan dengan 1.400 pulau dan dominasi laut 92 persen, dapat semakin merata dan berkualitas. (TM-708) 

Tentang Penulis: tifamaluku

Gambar Gravatar
Nama Lengkap : Ongen Lekipiouw, S. Sis Jabatan : Pimpinan Perusahaan/Redaksi Alamat : Jalan Dr Kayadoe Kudamati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.