Maluku Bergerak: Ribuan Bibit Cabai untuk Kendalikan Inflasi dan Sejahterakan Petani!

oleh -32 views

TIFA MALUKU. COM – Di tengah gejolak harga pangan yang menghantui, secercah harapan muncul dari bumi Maluku. Pemerintah Provinsi Maluku, berkolaborasi dengan Bank Indonesia, menggelar Gerakan Tanam Cabai Serempak pada Rabu, 13 Agustus 2025, di BBI Holtikultura Telaga Kodok. Aksi nyata ini bukan sekadar menanam bibit, tetapi juga menabur asa untuk mengendalikan inflasi, memperkuat ketahanan pangan, dan menggerakkan ekonomi daerah.

Kegiatan yang disiarkan langsung ke 11 kota dan kabupaten ini dihadiri oleh para pemimpin daerah, Forkopimda, OPD, akademisi, siswa, petani, dan masyarakat. Gubernur Maluku, Bapak HL, berinteraksi langsung melalui telekonferensi, mendengarkan laporan dan testimoni dari para Bupati/Walikota tentang pelaksanaan gerakan dukungan di daerah masing-masing, upaya pengendalian inflasi, serta partisipasi aktif masyarakat. Sebanyak 149.000 anakan cabai ditanam dalam gerakan ini, menandai komitmen bersama untuk mewujudkan Maluku yang mandiri pangan.

Dalam kegiatan penanaman serempak di tingkat provinsi, diserahkan pula sejumlah bantuan penting, antara lain:

1. Satu Unit Digital Farming: Bantuan dari Bank Indonesia berupa sistem pertanian berbasis teknologi informasi yang diterapkan pada lahan seluas 0,25 hektar. Sistem ini akan membantu petani memantau perkembangan tanaman dan mengelola produksi secara lebih efektif.

2. Bantuan Sarana Produksi Pertanian

– 22.000 anakan cabai beserta sarana produksi kepada petani.

– 5.500 anakan cabai beserta sarana produksi untuk peserta gerakan sekolah menanam di 11 SMA di Kota Ambon dan Maluku Tengah.

– Bantuan bibit aneka sayur dan sarana prasarana produksi kepada petani.

– Bantuan bibit cabai sejumlah 5.000 anakan kepada Tim Penggerak PKK.

Sebagai tindak lanjut dari gerakan ini, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pertanian akan menyediakan 40.000 anakan cabai yang akan disalurkan secara bertahap kepada petani dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Di sela-sela acara, Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku turut berpartisipasi dengan melakukan penanaman bibit jagung di kebun percontohan TP PKK. Langkah ini merupakan wujud dukungan TP PKK Maluku terhadap program peningkatan ketahanan pangan daerah.

Data menunjukkan bahwa produksi cabai rawit hingga bulan Juni 2025 mencapai 1.373 ton. Angka ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang mencapai 2.008 ton. Penurunan ini disebabkan oleh musim penghujan yang berkepanjangan dan berkurangnya luas tanam di sentra-sentra produksi cabai. Akibatnya, harga cabai rawit di tingkat pedagang eceran di pasar Ambon saat ini masih tergolong tinggi, berkisar antara Rp90.000 – Rp100.000 per kilogram. Padahal, kebutuhan cabai rumah tangga di Provinsi Maluku mencapai 2.655 ton per tahun, dengan tingkat konsumsi 1,37 kg/kapita/tahun.

Dengan semangat membara, Maluku tidak hanya menanam cabai, tetapi juga menanam harapan. Gerakan Tanam Cabai Serempak ini adalah bukti nyata bahwa dengan gotong royong dan inovasi, kita bisa mengatasi tantangan dan mewujudkan Maluku yang berdaulat pangan, sejahtera, dan penuh cita rasa! (TM-08) 

Tentang Penulis: tifamaluku

Gambar Gravatar
Nama Lengkap : Ongen Lekipiouw, S. Sis Jabatan : Pimpinan Perusahaan/Redaksi Alamat : Jalan Dr Kayadoe Kudamati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.