TIFAMALUKU.COM – Anggota Komisi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah pemilihan Maluku, Novita Anakotta memberikan edukasi mengenai pentingnya empat pilar kebangsaan. Sosialisasi kali ini dilakukan senator Asal Maluku pada SMKS Pertanian Pembangunan, Senin (25/11/2024).
Empat Pilar Kebangsaan yang dimaksud, yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bineka Tunggal Ika. Menurutnya penerapan empat pilar kebangsaan untuk generasi muda sangat penting.
“Hal ini penting untuk dilakukan karena, negara kita mempunyai kekuatan, persatuan, dan kesatuan. Oleh sebab itu, sebagai generasi muda, kita perlu jaga dan wujudkan di masa yang akan datang,” ujar Anakotta.
Dalam sosialisasinya, Anakotta juga menyinggung dukungannya terhadap digitalisasi dan transformasi di berbagai bidang, khususnya implementasi digital pasar yang melibatkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Maluku.
“Digitalisasi sudah merembet di seluruh aspek kehidupan manusia termasuk di dalamnya aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui digitalisasi, kegiatan jual-beli di pasar dapat dilakukan di mana dan kapan saja tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu, “ urainya.
Untuk itu dirinya berharap para siswa juga dapa melek dengan perkembangan digitalisasi sehingga ke depan dapat juga terlibat dalam usaha berbasis digital. “kita tahu bahwa ini sekolah yang berbasis pada pertanian, nah ke depan kan kalian juga bisa menjadi pengusaha muda yang dapat mengembangkan pertanian di Maluku, “ harap Anakotta.
Olehnya itu, wakil Ketua Komite IV DPD RI ini juga mengharapkan agar para siswa dapat terus menjaga nilai-nilai kebangsaan yang termaktub dalam empat pilar kebangsaan tersebut. Sehingga apapun kedepan yang akan dilakukan, sebagai generasi muda dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kedepan.
“Kedepan kalian harus jadi generasi yang berkualitas dan harus membanggakan bangsa dan negara. Olehnya itu penting sekali kalian memahami nilai kebangsaan itu supaya negara ini tetap jaya kedepan,” harapnya.
Kegiatan sosialisasi kali ini tidak hanya sebatas pemaparan materi, tetapi para siswa juga turut terlibat dalam interaktif dengan Senator. Terlihat para siswa maupun dewan guru sangat antusias mengikuti kegiatan dimaksud. (TM-08).








