TIFA MALUKU. COM – Sport Hall Karang Panjang, Ambon, (15/09/2025), bergemuruh dengan semangat juang dari 930 atlet karate yang ambil bagian dalam Tournament Karate Garuda Yaksa Championship IV Tahun 2025. Ajang yang berlangsung selama tiga hari, dari 15 hingga 17 September ini, menjadi bukti nyata komitmen Maluku dalam mencetak bibit-bibit atlet berprestasi.
Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan panggung bagi para atlet dari berbagai pelosok Maluku untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kontingen dari Kabupaten Maluku Tenggara hingga Kabupaten Kepulauan Tanimbar hadir dengan semangat membara, siap memberikan yang terbaik demi mengharumkan nama daerah. Ingatlah, setiap keringat yang kalian teteskan adalah investasi untuk masa depan yang gemilang!

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH.,LL M dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Setda Maluku, Kasrul Selang, menekankan bahwa karate adalah wadah pembentukan karakter generasi muda Maluku. Nilai-nilai karate sejalan dengan semangat membangun Maluku yang lebih maju di era digitalisasi.
“Pemenang sejati adalah mereka yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang,” tegas Kasrul, memotivasi para atlet untuk memanfaatkan teknologi sebagai bekal meraih kesuksesan. Jangan biarkan rintangan menghalangi langkahmu, jadikan setiap tantangan sebagai batu loncatan menuju puncak kejayaan!.
Jaring Bibit Unggul Menuju Pentas Nasional
Garuda Yaksa Championship bukan hanya menjadi ajang unjuk gigi, tetapi juga menjadi wadah seleksi untuk menjaring bakat-bakat terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi kejuaraan nasional di Kudus, Jawa Tengah, pada bulan Oktober mendatang. Pemerintah Daerah Maluku memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya turnamen ini, dengan harapan dapat melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Tunjukkan pada dunia bahwa Maluku memiliki potensi yang luar biasa!
Pesan Gubernur: Raih Prestasi dengan Kerja Keras!
Gubernur Hendrik Lewerissa melalui Kasrul Selang menitipkan empat pesan penting kepada para atlet:
1. Jadikan prestasi olahraga sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
2. Tumbuhkan mental juara, bukan hanya di arena pertandingan tetapi juga dalam menuntut ilmu.
3. Bangkitkan semangat membangun Maluku dengan tetap menjaga nilai-nilai karate.
4. Raih prestasi luar biasa melalui kerja keras dan latihan yang gigih, karena “hasil tidak pernah mengkhianati proses.” Percayalah pada diri sendiri, karena kalian memiliki kekuatan untuk meraih impian!
Profesionalisme Wasit: Kunci Turnamen Berkualitas
Gubernur juga berpesan kepada para wasit untuk memimpin pertandingan dengan profesional, karena kepemimpinan yang baik akan melahirkan turnamen yang berkualitas.
Garuda Yaksa Championship: Agenda Tetap FORKI Maluku
Ajang Garuda Yaksa Championship telah menjadi agenda tetap FORKI Maluku dengan skala nasional. Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah penjaringan atlet untuk PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah. FORKI Maluku juga telah melakukan sertifikasi pelatih dan wasit, sehingga pembinaan dan standar pertandingan dapat berjalan profesional.
Hadiah Bergengsi untuk Para Juara
Panitia telah menyiapkan hadiah bergengsi untuk memacu semangat para kontingen. Juara umum I akan menerima piala bergilir Garuda Yaksa beserta uang pembinaan Rp10 juta, Juara umum II Rp7,5 juta, dan Juara umum III Rp5 juta.
Turnamen ini diharapkan menjadi tonggak baru lahirnya atlet-atlet karate Maluku yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dengan semangat sportivitas, disiplin, dan nilai luhur karate, Maluku diyakini mampu menorehkan prestasi gemilang. Jadikan ajang ini sebagai momentum untuk membuktikan bahwa kalian adalah yang terbaik! (TM-708)








