TIFA MALUKU.COM, – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena memberikan perhatian serius dalam upaya penertiban pedagang di pasar mardika.
Hal ini disampaikan Wali Kota terhadap keluhan masyarakat saat “WAJAR” atau singkatan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Jumpa Rakyat telah memasuki pertemuan ke-7, di balai kota, Jumat (23/5/25).
“Kondisi hari ini kan sebenarnya kondisi yang baik bagi kita semua. Pedagang sudah rela untuk merka digusur, lalu keinginan kita bersama adalah setelah penggusuran itu semua masuk ke gedung baru” katanya
Ia melanjutkan bahwa Pemerintah Kota Ambon terus melakukan koordinasi intensif untuk menindaklanjuti penertiban PKL di Pasar Mardika.
“Kita berkoordinasi. lokasi mana yang di bongkar, berapa jumlah pedagangnya, kalau dibongkar bisa masuk. Itu koordinasi bersama dengan Dinas Indag Provinsi. tanggung jawab kita sudah kita lakukan. kita sudah membersihkan pedagang dari badan jalan, trotoarm tanggung jawab kita adalah memasukan mereka kedalam pasar baru” lanjutnya.
Dirinya menekankan pentingnya menata dan mengatur semua pedagang pasar Mardika agar para pedangang tidak lagi berjualan di trotoar
“Yang terjadi hari ini adalah semakin banyak orang keluar berjualan di halaman pasar, lalu bagaimana kita mau menata kota ambon jika seperti ini. Masukan mereka semua kesana sesuai dengan apa yang sudah kita sepakati dalam rapat-rapat yang sudah beberapa kali, sehingga semua tertib. Jangan ada yang keluar nanti yang sudah berjualan di dalam mereka merasa tidak adil nanti mereka keluar lagi” tegasnya.
Untuk menjamin ketertiban dan kenyamanan di pasar, Walikota Ambon memerintahkan Pj. Sekkot serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menata dan menertibkan pasar.
“Karena itu saya meminta ke pak sekot dan lain-lain, hari senin semua masuk. tidak adalagi yang berjualan di depan itu. kita atur untuk kebaikan kota ini, bukan untuk pribadi” pungkasnya. (TM-08)








