Vakum 10 Tahun, Pengurus IMI Kota Ambon Dilantik

oleh -56 views

Harry Far-Far Optimis Olahraga Otomotif Bakalan Sukses Di Kota Ambon

TIFAMALUKU.COM – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Maluku, Bhakti Perkasa melantik pengurus IMI Kota Ambon periode 2024-2028, di balai kota Ambon, 22 Mey 2024.

Turut hadir dalam pelantik tersebut, Ketua KONI Kota Ambon dan Pj Walikota Ambon, Bodewin Wattimena.

Pelantikan pengurus IMI Kota Ambon didasarkan Surat Keputusan Nomor : 07/IMI-MAL/I/V/2024. Harry Far-Far (Anggota DPRD Kota Ambon periode 2029-2024) dari Fraksi Perindo ditujuk sebagai Ketua IMI Kota Ambon periode 2024-2028, setelah vakum selama 10 tahun.

Far-Far dalam sambutan-nya mengatakan, ada beberapa program dan kegiatan yang akan dilakukan oleh IMI Kota Ambon.

Pertama, perbaikan tata kelola organisasi. Hal ini penting, menggingat cabang olahraga motor bukan hanya sekedar hobby, tetapi juga olahraga prestasi. Olehnya itu, dirinya berharap kedepannya Walikota Ambon dapat memberikan perhatian dan dukungannya agar olahraga otomotif ini dapat berkembang.

“Kalau saat ini, Pj Walikota hadir langsung dalam acara pelantikan IMI Kota Ambon, maka ini membuktikan bahwa pemkot sangat serius dalam pengembangan cabor ini,” ungkap Far-far.

Lebih jauh dikatakan, IMI Kota Ambon juga mendukung program pemkot dan Polresta Pulau Ambon dalam mengatasi persoalan balapan liar yang melibatkan anak-anak muda di kota Ambon.

“Kita akan gandeng Pemkot dan Polresta untuk sosialisasi bahaya dari balapan liar di jalan raya. Semoga sosialisasi ini bermanfaat nantinya,” ujar ia.

Far-far juga meminta agar kedepannya dibuat sirkuit yang refresentatif agar bakat dan talenta anak-anak muda di bidang otomotif dapat tersalur di jalur yang benar.

Sementara itu, Pj Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dalam sambutannya mengatakan, perkembangan dunia otomotif di kota ambon punya peluang besar. Hal ini menggingat ada potensi dari anak-anak muda di dunia otomotif.

“Dibandingkan dengan cabor yang lain, atletik, tinju, sepakbola, saya rasa olahraga otomotif  memiliki peluang yang besar di Kota Ambon,” kata Wattimena.

Untuk memuwudkan semua itu maka semua pihak harus bergandeng tangan dan memiliki rasa keterpanggilan untuk memnberikan kontribusi yang positif.

Wattimena prihatin dengan tidak tersalurnya bakat dan talenta dari anak-anak muda di Kota Ambon, maka munculah balapan liar dimana-mana.

“Kalau diperhatikan dari berbagai kritikan yaitu pemerintah belum bisa memberikan fasilitas sirkut yang memadai untuk pengembangan bakat. Namun kalau dilihat di beberapa wilayah di Indonesia yang sudah memiliki banyak sirkut balap, misalnya di Jakarta, Jawa Barat, Makasar, tetapi masih saja terjadi balapan liar di jalanan. Artinya, bagaimana kita membawa dan memaknai diri kita untuk sejauh mana kita memberikan kontribusi bagi kota ini dibandingkan mempersoalkan sarana dan prasarana. Walaupaun kita sadari itu menjadi hal yang utamaSe” kata ia.

Diakui, sejak menjabat sebagai Pj Wlikota Ambon, Pemkot sudah mendiskusikan hal ini dan sudah mengusulkan ke pemerintah pusat.

Ada tiga usulan yang sampaikan ke Pemerintah pusat untuk mengakomodir kepentingan generasi muda di Ambon yang menggemari otomotif.

“Kita usulkan ke kementerian PUPR, Pemuda dan Olah Raga, Bapenas. Pertama kita mintakan dibuat bumi perkemahan. Sudah kita usul dengan semua persyaratannya. Kita juga minta dibangunkan sirkuit dan pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) dan nantinya ada kantor dinas olahraga disitu, semua sudah kita usulkan dengan estimasi anggaran. Harapan kita adalah dengan keterbatsaan anggaran yang dimiliki pemkot tidak mungkin kita bangun sirkuit. Tetapi kalau di sport oleh pempus, mudah-mudahan itu bisa terealisasi.  Artinya pemkot tidak tinggal diam. Kami peduli dengan apa yang menjadi suara hati anak-anak muda,” ujar ia.

Wattimena berharap, IMI Kota Ambon mampu menjadi mitra pemerintah untuk berupaya memberikan pemahaman dan edukasi kepada generasi muda di kota ini.

“Saya optimis Pengurus IMI Kota Ambon periode 2024-2028 mampu mengembangkan olahraga motor otomotif di kota Ambon. Selain itu, saya yakin sungguh kedepannya aka nada atlit-atlit muda berprestasi di bidang otomotif yang siap berlaga di ajang nasional maupun internasional,” kata Wattimena seraya berharap IMI Kota Ambon tidak berjalan sendiri, ada KONI maupun Pemkot untuk bersinergi demi mejuwudkan semua itu. (TM-07)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.