TIFAMALUKU. com, – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, SH, LL, M melaksanakan Safari Ramadhan tahun 2026 dengan mengunjungi dua lokasi penting pada 09 & 10 Maret 2026 – Negeri Kulur, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara.
Saat tiba di Negeri Kulur, Gubernur disambut dengan semangat tinggi melalui tarian tradisional yang dipentaskan oleh pemuda dan pemudi mengenakan baju koko putih lengkap dengan kopiah. Sebelum bersama-sama berbuka puasa, beliau menyerahkan empat buah bola kepada perwakilan pemuda untuk mendorong minat dan bakat olahraga, serta memberikan bantuan kacamata baca gratis setelah pemeriksaan mata yang dilakukan selama hari penuh.
“Meski sederhana, bantuan ini bermakna besar bagi kami. Semoga Allah SWT berkahi Bapak Gubernur untuk terus membangun Maluku,” ujar Raja Negeri Kulur Abdullah Tutupoho.
Gubernur mengungkapkan bahwa Kulur adalah tempat yang tidak asing baginya. Sejak kecil, beliau sering diajak ayahnya yang dulu menjadi penilik sekolah di Saparua untuk mengunjungi negeri ini, yang menyimpan keindahan pantai dan sumber air alami. Banyak teman sekolah SMA dan guru asal Kulur juga membuat tempat ini selalu istimewa di hati beliau.
“Potensi wisata Kulur harus dikelola dengan baik. Saya sudah meminta ibu Saadiah Uluputty, anggota DPR-RI dapil Maluku, untuk memberikan perhatian pada pembangunan jalan tani di sini,” jelas Gubernur yang disambut riuh tepukan warga.
Menurutnya, Safari Ramadhan bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk mempererat silaturrahmi dan tali kasih sayang antar sesama saudara. Beliau mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi persatuan, saling memiliki, toleransi, dan penghormatan guna menciptakan kedamaian dan kerukunan. “Pemerintah Provinsi selalu terbuka untuk kerja sama konstruktif demi kemajuan Maluku Pung Bae,” tegasnya.
Raja Tutupoho menyampaikan doa untuk Gubernur: “Kami mendoakan Bapak diberi kesehatan dan selalu amanah dalam memimpin Maluku.”
DI KOTA TUAL: SEMBAKO UNTUK WARGA, PESAN UNTUK PERSATUAN
Di Kota Tual, Gubernur disambut hangat dengan tarian adat khas daerah dan pengalungan syal oleh tokoh masyarakat, tokoh adat dan Wali Kota Tual H. A. Yani Renuat. Pada kesempatan ini, beliau juga menyalurkan paket sembako di dampingi Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Gerindra, Saudah Tuankotta/ Tethool ( Ketua Komisi II) kepada warga di beberapa wilayah yaitu Mangon, Fiditan, Dullah Laut, Malra, dan Ohoi Letman.
Dalam sambutan Ramadhan, Gubernur menyampaikan tiga pesan penting:
1. Menyadari keistimewaan bulan Ramadhan sebagai waktu untuk mengasah nurani dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta mengajak masyarakat untuk saling menghargai, toleran, peduli, dan mengingatkan agar tercipta kesejukan dan kedamaian.
2. Membangun persatuan dan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat maupun antar masyarakat sendiri, karena perbedaan kecil seringkali melahirkan fitnah dan perpecahan.
3. Mengajak jajaran Pemerintah Kota Tual untuk bekerja profesional, mengoptimalkan sumber daya manusia, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menurunkan kemiskinan guna mewujudkan kesejahteraan.
Beliau juga mengajak seluruh umat beragama untuk meningkatkan kerukunan dengan saling memahami, mempercayai, menghormati, mencintai, membanggakan, berbagi, dan menopang – sesuai dengan petuah khas orang Maluku: “Potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta ra.”
Bulan Ramadhan mungkin hanya datang sebulan dalam setahun, tapi kehangatan yang dibawa Safari Ramadhan ini akan terus mengalir di setiap sudut Maluku.
“Dari Negeri Kulur yang menyimpan jejak masa kecil hingga Kota Tual yang membuka lebar pelukan untuk pembangunan, kita semua menyaksikan bahwa kepemimpinan yang penuh kasih sayang adalah kunci untuk menghidupkan semangat ‘satu darah, satu hati’ di negeri ini. Mari kita jadikan setiap langkah kita hari ini sebagai pondasi untuk membangun Maluku yang lebih baik besok – di mana persatuan bukan sekadar kata, tapi nyawa yang menghidupi setiap anak negeri, dan kesejahteraan menjadi hak bagi semua lapisan masyarakat.” (TM – OL)








