TIFA MALUKU. COM – Semua upaya yang dilakukan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam bertemu dengan Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Pertanian di Jakarta akhirnya membuahkan hasil manis. Pada acara

“Penyerahan Traktor Roda 4 Bantuan Kementerian Pertanian” yang berlangsung dalam keadaan sehat wal’afiat, puluhan kelompok tani di Maluku akan menerima bantuan alat-alat pertanian, pupuk, dan bibit tanaman secara GRATIS yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025.
Senin 15 Desember 2025, Gubernur Lewerissa secara langsung menyerahkan 12 unit traktor roda empat kepada Dinas Pertanian berbagai kabupaten dan kota di Maluku, yang nantinya akan diteruskan ke para kelompok tani penerima. Bantuan ini bukan hanya traktor saja, melainkan juga pupuk dan bibit tanaman yang diharapkan mampu mengubah wajah pertanian di wilayah lahan kering yang selama ini jarang menerima dukungan.

“Pembangunan pertanian tidak dapat lagi mengandalkan cara-cara tradisional,” ujar Gubernur dalam pidatonya. Menurutnya, Maluku membutuhkan percepatan, efisiensi, dan produktivitas yang lebih tinggi – dan dukungan alat mesin pertanian (ALSINTAN) ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkannya. Dengan traktor, harapannya biaya produksi dapat turun, pengolahan lahan menjadi lebih cepat, dan akhirnya meningkatkan produksi tanaman seperti padi gogo, jagung, dan hortikultura.
Khususnya, bantuan ini ditujukan untuk daerah-daerah yang selama ini belum pernah mendapatkan dukungan untuk pertanian lahan kering. Gubernur juga meminta para Bupati, Wali Kota, dan perangkat daerah agar memastikan bantuan ini dimanfaatkan dengan baik. Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya pendampingan, perawatan alat, dan pembinaan operator traktor agar semua peralatan dapat beroperasi dengan lancar dan awet.

“Pemerintah Provinsi Maluku akan terus berkomitmen mendukung kabupaten dan kota agar sektor pertanian menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Gubernur. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga semangat kerja, memperkuat kolaborasi, dan selalu menghadirkan inovasi dalam membangun sektor pertanian Maluku.
Dengan bantuan dari APBN 2025 yang didapatkan melalui perjuangan Gubernur di Jakarta, harapannya petani Maluku tidak lagi kesulitan dalam mengelola lahan dan dapat menghasilkan panen yang lebih banyak – yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup mereka. (TM-708)











