Tifamaluku.Com – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku masa bakti 2025 – 2029 dibawah kepemimpinan M.A.S Latuconsina, ST, MT dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai tujuh Kantor Gubernur Maluku mengusung tema “Momentum Strategis Kebangkitan Olahraga Maluku” dan dibuka secara langsung Oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH, LL,M.
Turut hadir, Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, Forkopimda, Wakil Ketua II dan Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat, Sekda Maluku, Walikota Ambon, sejumlah pimpinan cabang olahraga (Cabor) dan Pengurus KONI tingkat kota/kabupaten di Maluku.
Ketua Umum KONI Pusat dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan tekad yang kuat, ia yakin Maluku akan menjadi Provinsi yang diperhitungkan dalam setiap keikutsertaannya pada event Nasional, maupun Internasional.
“Saya berharap bahwa dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah kepada KONI betul-betul dapat terawasi dengan baik, sehingga hasilnya juga sesuai dengan harapan masyarakat,” harapnya.
Norman juga menerangkan bahwa, kepercayaan yang diberikan kepada KONI Maluku harus betul-betul dipertanggungjawabkan, karena kita semua ini adalah orang-orang yang menjadi bagian dari pembinaan olahraga prestasi di tingkat Provinsi maupun Nasional.
Di tempat yang sama, Ketua Umum KONI Provinsi Maluku, M.A.S Latuconsina mengajak jajaran pengurus yang baru dilantik untuk bekerja sama dan bekerja keras untuk memajukan organisasi ini dengan baik dalam rangka mengembalikan kejayaan olahraga Maluku.
Sementara itu, Gubernur Maluku dalam sambutannya berharap agar Pengurus KONI yang baru dapat segera bangkit dari keterpurukan, bangkit menyiapkan semua program yang tidak terlalu muluk-muluk namun praktis, konkret, dan relevan, serta dapat dijangkau demi menghasilkan atlet yang berprestasi.
Guna mewujudkan transformasi menuju Maluku yang Maju, Adil dan Sejahtera menyongsong Indonesia Emas 2045, Gubernur menyampaikan pesan dan harapan, serta langkah strategis yang perlu dilaksanakan oleh pengurus KONI Provinsi Maluku yang baru dilantik, yakni :
1. Membuat kalender event olahraga yang jelas dan terukur tentang program kerja dan program pembinaan, baik terhadap anggota, atlet, maupun KONI sendiri.
2. Sinkronisasi program dengan KONI Kabupaten/Kota sebagai akumulasi pembinaan olahraga prestasi di Daerah.
3. Menawarkan rencana pembinaan atlet inti dan atlet lapis dari cabang olahraga (cabor) unggulan, kepada seluruh KONI Kabupaten/Kota, agar memilih salah satu cabor untuk dibina, dibiayai, dan ditingkatkan prestasinya
4. Persiapan penyelenggaraan Popmal V Tahun 2026 secara baik dengan prinsip-prinsip manajemen event yang profesional, menyiapkan program pembinaan atlet secara berjenjang dan berkesinambungan dengan melibatkan atlet-atlet berprestasi dan atau atlet yang diprediksi mampu meraih juara guna dipersiapkan menuju PON XXII di NTT-NTB
5. Upayakan pemberian penghargaan dan peningkatan kesejahteraan kepada para atlet dan pelatih yang berprestasi dengan mengusulkan mereka menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil, atau pegawai BUMN/BUMD sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.
Semuanya ini jelas Gubernur menjadi tanggung jawab bersama baik KONI Provinsi Maluku, Pengurus Organisasi Cabang Olahraga, KONI Kabupaten/Kota, Pemerintah, dan masyarakat pecinta olahraga di Maluku.
“Bahwa sekecil apapun kontribusi kita terhadap proses pembinaan atlet, akan berdampak terhadap peningkatan prestasi olahraga Maluku,” pungkasnya. (TM-08)








