Manggurebe Biking Bae Rumah”: Gebrakan Gubernur Maluku Wujudkan 5.000 Hunian Layak di Pedesaan

oleh -104 views

TIFA MALUKU. COM – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, pada Kamis, 16 Oktober 2025, secara resmi meluncurkan program unggulan Pemerintah Provinsi Maluku,

“Manggurebe Biking Bae Rumah,” di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Program ambisius ini menargetkan perbaikan hingga 5.000 unit rumah tidak layak huni di seluruh Maluku pada tahun 2030, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Langkah Nyata Pemerintah Provinsi Maluku 

“Manggurebe Biking Bae Rumah” adalah manifestasi nyata dari komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, terutama di wilayah pedesaan. Peluncuran program ini ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan kepada enam penerima pertama yang berasal dari Kecamatan Leihitu dan Leihitu Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Lewerissa menekankan bahwa program ini selaras dengan visi besar Presiden RI untuk “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.” Lebih dari sekadar menyediakan tempat tinggal, pembangunan perumahan ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian keluarga di pedesaan.

Fokus pada Pengurangan Kemiskinan dan Peningkatan Kesejahteraan

Pemerintah Provinsi Maluku menjadikan sektor perumahan sebagai salah satu strategi utama dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Data menunjukkan bahwa sekitar 37,7% masyarakat Maluku masih hidup di rumah yang tidak layak huni, menjadikan program ini sebagai prioritas utama untuk mengatasi masalah tersebut.

“Kondisi rumah yang tidak layak masih banyak ditemukan di berbagai wilayah terpencil. Oleh karena itu, pemerintah hadir melalui program nyata seperti ‘Manggurebe Biking Bae Rumah’ untuk memberikan solusi yang berkelanjutan,” tegas Gubernur Lewerissa.

Target dan Anggaran

Program ini direncanakan untuk berlanjut hingga tahun 2030. Pada tahun 2025, pemerintah memulai dengan memperbaiki 204 unit rumah yang tersebar di empat kabupaten: Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Buru Selatan, dan Seram Bagian Timur.

“Tahun ini kami memulai dengan 204 unit, dan kami menargetkan peningkatan jumlah unit yang diperbaiki setiap tahunnya. Dalam lima tahun ke depan, kami berharap dapat memperbaiki setidaknya 4.000 hingga 5.000 rumah,” ungkap Gubernur.

Setiap unit rumah yang diperbaiki akan menerima alokasi anggaran sebesar Rp35 juta, yang dialokasikan untuk pembelian bahan bangunan sebesar Rp30 juta dan biaya tukang sebesar Rp5 juta.

Gotong Royong untuk Maluku yang Lebih Baik

Melalui program “Manggurebe Biking Bae Rumah,” Pemerintah Provinsi Maluku mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergotong royong dalam mengentaskan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan di daerah pedesaan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku, Lita Soulissa, menjelaskan bahwa penerima manfaat akan ditentukan berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan program ini tepat sasaran. Selain itu, pendampingan teknis juga akan diberikan untuk memastikan kualitas bangunan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Dengan semangat “Manggurebe Biking Bae Rumah,” Maluku meneguhkan langkahnya menuju daerah yang lebih manusiawi, berkeadilan, dan sejahtera, di mana setiap keluarga memiliki rumah yang layak huni sebagai fondasi bagi masa depan yang lebih baik. (TM-708) 

Tentang Penulis: tifamaluku

Gambar Gravatar
Nama Lengkap : Ongen Lekipiouw, S. Sis Jabatan : Pimpinan Perusahaan/Redaksi Alamat : Jalan Dr Kayadoe Kudamati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.