TIFA MALUKU.COM, – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena secara resmi mengukuhkan Ketua Pembina Posyandu serta melantik Tim Pembina Posyandu Kecamatan Baguala periode 2025–2030.
pengukuhan itu juga dirangkai dengan pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu Desa dan Negeri se-Kecamatan Baguala, serta validasi data stunting, yang berlangsung di Kantor Camat Baguala, Senin (16/6/2025).
Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena menekankan pentingnya peran strategis posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan dasar kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Keberadaan Posyandu tidak hanya menyangkut soal layanan imunisasi dan penimbangan balita, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan stunting.
“Posyandu adalah simpul pelayanan yang bersentuhan langsung dengan keluarga. Karena itu, Tim Pembina Posyandu harus memiliki integritas, semangat pelayanan, dan komitmen terhadap penurunan angka stunting di wilayah masing-masing,” tegas Wattimena.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan validasi stunting di Kecamatan Baguala yang melibatkan lintas sektor, sebagai bentuk integrasi data dan langkah kolaboratif, untuk memetakan kasus secara lebih akurat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan intervensi yang diberikan tepat sasaran.
Camat Baguala dalam laporannya menyebutkan, pelibatan aktif tim PKK dan kader Posyandu selama ini telah menunjukkan hasil signifikan, meski tantangan seperti kurangnya sarana, pemahaman masyarakat, dan keterbatasan tenaga masih menjadi kendala di lapangan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kadis Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, para kepala desa/negeri serta tokoh masyarakat. Seluruh peserta menyatakan komitmennya memperkuat sinergi lintas sektor demi peningkatan kualitas hidup ibu dan anak di Ambon, khususnya di wilayah Kecamatan Baguala.
Dengan pengukuhan dan pelantikan ini, diharapkan program-program penguatan kesehatan keluarga di tingkat komunitas dapat berjalan lebih maksimal dan menyentuh kelompok rentan secara langsung. (TM-08)











