TIFA MALUKU. COM, TANIMBAR (26 Juni 2026), Langkah nyata menyambut era baru kemandirian energi Indonesia terus dimatangkan. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH, LL.M, memimpin langsung rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku melakukan kunjungan kerja komprehensif di Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk memastikan kesiapan lokasi peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek raksasa Blok Masela.
Rangkaian kunjungan penting ini berjalan taktis dan runut, menggambarkan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah dinantikan selama 28 tahun ini.
Tiba di Bandara, Langsung Bergerak ke Titik Nol
Perjalanan dinas tingkat tinggi ini dimulai saat pesawat yang membawa Gubernur Maluku beserta jajaran Forkopimda mendarat di Bandara Mathilda Batlayeri, Saumlaki. Di bandara, rombongan provinsi disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersama jajaran pemerintah kabupaten setempat.
Tanpa membuang waktu, dari bandara rombongan langsung bergerak menuju lokasi utama rencana pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan. Setibanya di Desa Lermatang, suasana hangat dan penuh kekeluargaan langsung terasa saat warga masyarakat setempat menyambut kedatangan Gubernur, Bupati, dan rombongan dengan penuh sukacita.
“Dari bandara, kami langsung menuju Desa Lermatang dan sesungguhnya kami disambut dengan sangat hangat oleh warga masyarakat di sana,” ungkap Gubernur Hendrik Lewerissa.
Di lokasi, Gubernur yang didampingi oleh Wakil Gubernur Maluku Abdulah Vanath, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen Dody Triwinarto, Dankodaeral IX Laksda Hanarko Djodi Pamungkas, Kabinda Marsma R Harys Soeryo Mahendro, serta Sekda Maluku Sadli Ie, langsung melakukan inspeksi fisik lahan yang disiapkan untuk investasi bernilai triliunan rupiah tersebut. Peninjauan ini krusial guna memastikan aspek legalitas lahan, kesiapan infrastruktur dasar, serta aspek keamanan di lapangan.
Menariknya, kunjungan ini tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis, di sela-sela peninjauan, Gubernur bersama Forkopimda juga memantau langsung program pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Lermatang, sekaligus meninjau pembangunan sumur bor yang dibangun untuk mengatasi masalah penyediaan air bersih bagi warga setempat. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran proyek strategis ini harus langsung membawa dampak sosial positif bagi masyarakat sekitar.
Setelah memastikan seluruh agenda pemantauan dan interaksi bersama warga berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, rangkaian kunjungan kerja lapangan di Desa Lermatang ini pun dinyatakan selesai dengan hasil yang sangat memuaskan.
Menanti Presiden Prabowo: Groundbreaking Dijadwalkan Pertengahan Juli 2026
Usai melakukan peninjauan komprehensif tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan perkembangan terbaru mengenai rencana kehadiran Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang dijadwalkan akan meletakkan batu pertama proyek Blok Masela ini.
Awalnya, prosesi groundbreaking tersebut direncanakan berlangsung pada 30 Juni 2026. Namun, karena padatnya agenda kenegaraan Presiden Prabowo, jadwal tersebut mengalami penyesuaian.
“Semoga pertengahan Juli 2026 sudah dilakukan groundbreaking oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” jelas Gubernur.
Gubernur optimis, dengan kondisi Desa Lermatang yang sangat kondusif, prosesi peletakan batu pertama oleh Presiden nanti akan berjalan aman dan sukses. Momentum ini akan menjadi sejarah penting yang menyalakan kembali harapan Maluku sebagai sentra gas nasional.
Gubernur juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, khususnya Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Tanimbar yang telah bekerja keras mempersiapkan lahan, serta meminta masyarakat Desa Lermatang untuk terus menjaga iklim investasi yang kondusif ini demi kemajuan bersama (Maluku pung bae). (TM-OL)










