TIFA MALUKU. COM – Turnamen Karate Garuda Yaksa Championship IV Tahun 2025 sukses mengguncang Ambon dan menjadi panggung utama bagi lahirnya atlet-atlet karate bertalenta dari Provinsi Maluku. Di bawah sorotan semangat “KONI Maluku Bangkit,” ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga simbol kebangkitan olahraga di Bumi Para Raja.

Gubernur Hendrik Lewerissa, yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Provinsi FORKI Maluku, dengan bangga menyatakan bahwa turnamen ini adalah fondasi penting dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang kokoh di Maluku.
“Saya sangat yakin, turnamen ini akan menjadi katalisator bagi munculnya bibit-bibit atlet muda potensial di Maluku,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Apresiasi mendalam disampaikan kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan turnamen yang berlangsung selama tiga hari penuh semangat ini. Lebih dari sekadar ajang adu kekuatan, Garuda Yaksa Championship IV menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan di antara para karateka dari berbagai perguruan. Sportivitas tinggi yang dijunjung oleh para atlet menjadi bukti bahwa semangat olahraga sejati masih membara di Maluku.

“Selamat kepada para juara! Jangan berpuas diri, teruslah berlatih untuk meraih prestasi yang lebih gemilang. Bagi yang belum berhasil, jangan menyerah, teruslah berjuang dan berlatih untuk mencapai puncak kesuksesan,” pesan Gubernur Lewerissa dengan nada membakar semangat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan turnamen ini secara berkelanjutan, demi kemajuan olahraga Maluku.
Ketua Umum KONI Maluku, Sam Latuconsina, menambahkan bahwa inisiatif Pengprov FORKI dalam menggelar turnamen karate ini patut diacungi jempol. Berbagai event olahraga yang digelar di Sport Hall Karang Panjang, mulai dari futsal, pencak silat, voli, hingga karate, menjadi bukti nyata bahwa olahraga di Maluku sedang bangkit dari keterpurukan.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang seleksi atlet berbakat untuk PON yang akan datang, tetapi juga sebagai persiapan matang bagi atlet muda Maluku yang akan berlaga di PON Bela Diri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. KONI Maluku berencana mengirimkan 10 atlet karate terbaik untuk mengharumkan nama Maluku di kancah nasional.
Sam Latuconsina berharap, Garuda Yaksa Championship IV akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Maluku ke tingkat nasional dan internasional. Dengan semangat “KONI Maluku Bangkit,” KONI Maluku bertekad untuk mengembalikan kejayaan olahraga Maluku.
“Saya selalu ingat pesan Bapak Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa: olahraga bukan hanya tentang prestasi, tetapi tentang harga diri orang Maluku,” pungkas Sam Latuconsina, menutup sambutannya dengan penuh semangat. (TM-708)










