Di Tengah Keterbatasan, Pemkot Ambon Serahkan 100 Hewan Kurban: Perbedaan Adalah Kekuatan Persatuan

oleh -7 views

TIFA MALUKU.COM, Ambon, 25 Mei 2026 – Menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali meneguhkan komitmennya untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat, dengan menyerahkan bantuan 100 ekor hewan kurban kepada berbagai masjid dan perkumpulan warga. Penyerahan berlangsung secara khidmat di halaman depan Balai Kota Ambon, Senin (25/5), sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah dalam merayakan momen suci umat Islam.

 

 

Bantuan yang diserahkan terdiri dari 50 ekor sapi dan 50 ekor kambing. Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, didampingi Wakil Wali Kota Ely Toisutta, dan Penjabat Sekretaris Daerah Kota, Robby Sapulette. Dalam kesempatan itu, sejumlah perwakilan masjid menerima bantuan antara lain Masjid An-Nur (12 ekor kambing), Masjid Jami (1 ekor sapi), dan Masjid Alfatah (2 ekor sapi).

 

 

Turut hadir menyaksikan momen penuh makna ini Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, Ketua Dharma Wanita Persatuan Saartje Sapulette, unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, serta para undangan yang hadir dengan penuh semangat kebersamaan.

 

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Bodewin M. Wattimena menekankan bahwa makna berkurban sejatinya terletak pada keikhlasan memberi, bukan pada jumlah atau nilai yang diberikan. “Kita berikan apa yang bisa kita berikan. Mudah-mudahan pada waktunya nanti ketika hewan ini disembelih dan dibagikan kepada yang berhak, langkah kecil ini membawa berkah bagi kita semua, serta memperkuat rasa persaudaraan di tanah ini,” ujarnya.

 

 

Ia juga meneguhkan bahwa kehadiran pemerintah dalam setiap perayaan hari besar keagamaan adalah bentuk tanggung jawab menjaga keberagaman Ambon. “Dalam setiap momentum perayaan hari besar, Pemerintah Kota Ambon selalu berupaya mengambil bagian. Ini cara kita menyatakan bahwa kita hadir untuk semua elemen masyarakat, tanpa memandang perbedaan,” tambahnya.

 

 

Menyadari jumlah bantuan tahun ini lebih kecil dibanding tahun lalu—di mana Pemkot menyerahkan 200 hewan kurban yang terdiri dari 150 sapi dan 50 kambing—Wali Kota secara tulus menyampaikan permohonan maaf. Kondisi keuangan daerah yang terbatas menjadi alasan utama penyesuaian jumlah bantuan tersebut.

 

 

“Kami meminta maaf sebesar-besarnya karena belum bisa memenuhi seluruh proposal permohonan bantuan yang masuk. Dalam keterbatasan kemampuan keuangan saat ini, kami telah berusaha memberikan yang semaksimal mungkin. Kami juga memohon pengertian bagi pihak yang tidak kebagian bantuan, atau yang menginginkan sapi namun hanya mendapatkan kambing. Semua ini kami lakukan dengan hati yang tulus,” ungkapnya dengan nada rendah hati.

 

 

Namun, Wali Kota memastikan satu hal yang tidak dikompromikan: kualitas dan kesehatan hewan kurban. “Seluruh hewan yang kami serahkan ini telah diperiksa kesehatannya secara ketat dan menyeluruh. Semuanya layak, sehat, dan siap untuk disembelih sesuai syariat,” tegasnya, memberikan jaminan bagi penerima bantuan.

 

Puncak pesan inspiratif disampaikan Wali Kota saat menyinggung karakter khas masyarakat Ambon yang hidup dalam keberagaman. Menurutnya, perbedaan yang ada bukanlah alasan untuk berpisah, melainkan kekuatan utama persatuan kota ini.

 

 

“Di Ambon ini ada begitu banyak perbedaan: agama, suku, budaya. Namun perbedaan itu tidak boleh dan tidak akan membuat kita tercerai-berai. Justru, perbedaan itulah yang harus menjadi kekuatan terbesar kita untuk menciptakan harmoni, kedamaian, dan kehidupan yang rukun serta sejahtera bersama,” pungkasnya, disambut tepuk tangan hangat seluruh hadirin.

 

 

Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan bukti nyata bahwa di tengah segala keterbatasan, semangat berbagi dan persatuan tetap menjadi nyala utama yang menjaga keutuhan Kota Ambon sebagai kota yang damai dan berbudaya. (TM-OL)

 

Tentang Penulis: tifamaluku

Gambar Gravatar
Nama Lengkap : Ongen Lekipiouw, S. Sis Jabatan : Pimpinan Perusahaan/Redaksi Alamat : Jalan Dr Kayadoe Kudamati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.