Gubernur-Wagub Terpilih Sowan Ke Bank Dunia Bicarakan Bantuan Pembiayaan Kebutuhan Dasar Masyarakat Hingga Infrastruktur Di Maluku

oleh -111 views

TIFAMALUKU. COM – Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Maluku terpilih, Hendrik Lewerissa, S.H, LL.M dan Abdullah Vanath S.Sos, berkunjung ke Bank Dunia di Indonesia Stock Exchange ( IDX ) Tower Jakarta, Kamis (23/01/2025).

Kunjungan Gubernur & Wakil Gubernur Maluku dengan Jargon politik “Lawamena Par Maluku Pung Bae” ini diterima oleh Perwakilan Bank Dunia, Kulwinder Singh Rao (Lead Transport Specialis), Vikas Choudary (Program Leader for Sustainable Development), Aldian (senior Transport Engineer), dan Irma Magdalena Setiono (Senior water supply & sanitasion specialist).

Dalam pertemuan turut didampingi Penjabat Gubernur Sadali Ie, Gubernur terpilih Hendrik Lewerissa menyampaikan beberapa point, antara lain keterbatasan fiskal keuangan daerah Maluku, merujuk pada kondisi di mana kemampuan pemerintah daerah untuk mengelola, dan membiayai kebutuhan pembangunan, hingga pelayanan publik terbatas dengan beberapa penyebab antara lain, ketergantungan pada dana transfer pusat, Pendapatan Asli Daerah (PAD) rendah, belanja pegawai yang tinggi, ketimpangan fiskal antar daerah, serta pembatasan pada akses pembiayaan.

Dengan keterbatasan fiskal keuangan daerah, jelasnya berdampak pada terhambatnya pembangunan infrastruktur daerah, kualitas pelayanan public yang rendah terutama sektor Pendidikan, transportasi dan kesehatan, serta ketidakmampuan daerah merespon kebutuhan mendesak seperti bencana alam dan lain sebagainya.

Guna mengatasi keterbatasan diatas, menurut Lewerissa diperlukan strategi seperti peningkatan PAD melalui inovasi pajak dan retribusi, efisiensi belanja daerah, serta penguatan kolaborasi dengan sektor swasta atau melalui skema pembiayaan dengan pihak lain seperti Bank Dunia.

Olehnya itu, ia berharap adanya Kerjasama Bank Dunia dengan pemerintah daerah Provinsi Maluku, khususnya terkait beberapa program yang melayani kebutuhan dasar Masyarakat Maluku, seperti transportasi laut, air bersih, penanganan sampah dan sanitasi/air limbah. Termasuk dapat melakukan study kelayakan terhadap proyek proyek yang potensi dibiayai oleh dana hibah Bank Dunia di Provinsi Maluku

Menyikapi point-point yang disampaikan Gubernur terpilih, World Bank team menyambut baik, serta mengapresiasi Gerak Cepat Gubernur dan Wagub terpilih dalam berinisiasi melakukan koordinasi dengan Bank Dunia dalam hal bantuan pembiayaan Infrastruktur dasar Masyarakat.

Bank Dunia mengaku menyediakan pembiayaan untuk proyek-proyek pembangunan di negara-negara anggota, termasuk Indonesia seperti yang telah dilakukan di beberapa provinsi antara lain penanganan air bersih dan stunting di Papua, perlindungan mangrove di Sumatera Utara, pembangunan jembatan Suramadu di Jawa Timur dan lain sebagainya .

Namun, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar suatu proyek dapat didanai, antara lain proyek harus sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan serta Fokus pada pengurangan kemiskinan, pertumbuhan inklusif, dan keberlanjutan lingkungan.

Kemudian penyusunan proposal proyek yang komprehensif, termasuk studi kelayakan teknis, ekonomi, lingkungan, dan sosial. Dokumen proyek harus menjelaskan tujuan, dampak, rencana pelaksanaan, dan manfaatnya. Proyek harus mematuhi kebijakan perlindungan lingkungan dan sosial Bank Dunia (Environmental and Social Framework/ESF).

“Kita Akan segera mengagendakan jadwal kunjungan ke Maluku Pasca pelantikan Gubernur dan Wagub yang baru,”ungkap Perwakilan Bank Dunia. (TM/08) 

Tentang Penulis: tifamaluku

Gambar Gravatar
Nama Lengkap : Ongen Lekipiouw, S. Sis Jabatan : Pimpinan Perusahaan/Redaksi Alamat : Jalan Dr Kayadoe Kudamati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.