Sikapi Polemik di Negeri Nollot, AM-GPM Talitakum Gelar Sosialisasi Kamtibmas

oleh -20 views

TIFAMALUKU.COM – Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM-GPM), Cabang Talitakum, Daerah Pulau-Pulau Lease, mensosialisasikan pentingnya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada setiap potensi AM-GPM yang ada di Ranting Nolloth.

Sosialisasi ini dilakukan, menyikapi situasi Kamtibmas yang sempat terganggu di Negeri Nolloth, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah.

Bertemakan “Peran Pemuda Gereja Dalam Melakukan Perubahan Untuk Masa Depan Yang Gemilang”, sosialisasi sekaligus ibadah ini berlangsung di Gedung Sekretariat Ranting Nolloth, Selasa (26/3/2024) pukul 17.00 WIT.

Turut hadir Ketua AM-GPM Cabang Talitakum, Nansel Luhulima bersama pengurus, Sekretaris Ranting Nolloth, Sandry Kabina bersama pengurus, dan Pembimbing Kategetsasi, Jebelin Latuperisa selaku pemimpin ibadah.

Dalam kesempatannya, Ketua Cabang Talitakum, Nansel Luhulima meminta setiap potensi AM-GPM untuk tetap semangat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Saya sebagai Ketua Cabang Tatiakum yang mempunyai peran dan fungsi untuk melihat teman-teman yang ada di Ranting, baik itu Ranting Nolloth, Itawaka, dan Ranting Ihamahu, sangat berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi setiap potensi AMGPM dan setiap pemuda yang ada dalam negeri dan jemaat ini untuk menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing,” tuturnya.

Dengan demikian, Nansel berharap, semoga sosialisasi ini juga dapat menambah pengetahuan tentang pentingnya menjaga perdamaian, serta berdampak positif bagi para pemuda Gereja, terutama pemuda Ranting Nolloth.

“Semoga polemik yang pernah terjadi di Negeri ini tidak terjadi lagi sehingga berkat Tuhan terus mengalir,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Ranting Nolloth, Sandry Kabina, juga mengajak para potensi AM-GPM yang ada untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban dalam hidup bermasyarakat.

Selain itu, menyikapi situasi Kamtibmas yang sempat terganggu dalam Negeri Nolloth, menurutnya, sebagai pemuda Gereja jangan mau terprovokasi dan ikut campur tangan dalam hal-hal yang dapat merugikan diri.

“Marilah kita berlaku adil dan netral karena kita adalah tulang punggung Gereja, Bangsa dan Negara. Jadilah pemuda yang berguna bagi sesama dan lakukanlah perubahan demi masa depan yang gemilang,” tandasnya. (VT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.