TIFA MALUKU.COM,- AMBON, 4 September 2026 — Sejarah baru terukir di dunia pendidikan Provinsi Maluku. Untuk pertama kalinya, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH, LL.M., secara langsung menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan dan penempatan Kepala Sekolah kepada para penerimanya. Selama ini, penyerahan SK kepala sekolah hanya dilakukan oleh Kepala Dinas atau pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku.
Keputusan Gubernur tertanggal 4 September 2026 ini mengukuhkan sejumlah pendidik untuk memimpin satuan pendidikan di Kota Ambon. Mereka adalah:
1. Donald Glen Soumeru, S.E., kini menjabat Kepala SMK Negeri 6 Ambon.
2. Martha Waas, S.Sos., M.Pd., dipercaya memimpin SMA Negeri 8 Ambon.
3. Sonya Elly, S.Pd., sebagai Kepala SMA Negeri 14 Ambon.
4. Johanes Stenly Akyuwen, S.Pd., M.Pd., kini memimpin SMK Negeri 8 Ambon.
5. Irma Dukomalamo, S. Pd menjabat Kepala SLB Batu Merah Ambon.
6. Mezack Tentua, S. Th, M. Pd , diangkat sebagai Kepala SMA Negeri 4 Ambon.
7. Maria Gurety Dumatubun, S. Pd, M. Pd diangkat sebagai Kelapa SMA Negeri 9 Ambon.
8. Jetty Latumerissa, S.Pd., M. Pd dipercaya memimpin SMA Negeri 10 Ambon.
9. Yunansye Maulany, S.Pd., menjadi Kepala SMA Negeri 12 Maluku Tengah.
10. Marselinus Ratuanik, S.Pd, memimpin SMA Negeri 57 Maluku Tengah.
11. Merylin Betty Anike Gaspersz, .Pd., M.Pd., kini menjabat Kepala SMA Negeri 31 Seram Bagian Barat.
12. Micha Walaluhun, ST, M. Pd menjabat Kepala SMK Negeri 3 Ambon.
Seluruh penerima SK ini mendapatkan tunjangan jabatan sesuai ketentuan yang berlaku, sebagian besar sebesar Rp640.000 dan lainnya Rp570.000 per bulan, terhitung mulai tanggal 1 Juli 2026.
Dalam kesempatan penyerahan tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan pesan yang menyentuh dan penuh makna.
“Selama ini SK kepala sekolah diserahkan di ruang-ruang dinas, oleh pejabat di bawah. Hari ini saya datang sendiri, karena saya ingin menyampaikan: kepala sekolah adalah pemimpin di garis terdepan masa depan anak-anak Maluku. Bukan sekadar pejabat administrasi, Bapak Ibu adalah orang tua kedua bagi ribuan siswa.”
Gubernur juga mengingatkan agar amanah ini dijalankan dengan integritas dan pengabdian yang tulus.
“Jangan hanya memegang SK, tapi peganglah kepercayaan masyarakat. Jika Bapak Ibu bekerja dengan tulus, jujur, dan berdedikasi, maka kemajuan pendidikan Maluku bukan lagi impian, melainkan kenyataan yang kita bangun bersama. Saya akan memantau kinerja Bapak Ibu secara langsung.”
Para kepala sekolah yang baru dilantik menyambut baik perhatian langsung Gubernur. Langkah ini dinilai sebagai dorongan semangat luar biasa sekaligus bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. (TM-OL)
