Milyaran Rupiah Dikorupsi, Bank Mandiri Ambon Pattimura Diminta Segra Lapor Pihak Berwajib

oleh -104 views

TIFAMALUKU.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Cabang Ambon Pattimura (Ampatti), diminta untuk segera menindak lanjuti serta melaporkan kasus korupsi Milyaran Rupiah, yang diduga dilakukan salah seorang Sales Generalis Konsumtif (SGK) berinisial NM.

Permintaan ini disampaikan, berhubung pihak Bank Mandiri sendiri sampai saat ini belum melakukan tindak lanjut, dan terkesan berdiam diri.

“Semestinya pihak Bank Mandiri harus audit internal dan apabila terdapat temuan sebagaimana yang terjadi, maka harus melaporkan ke pihak berwajib untuk ditindak lanjuti karena ini sudah masuk kejahatan perbankan,” ungkap Akademisi Fakultas Hukum Universitas Pattimura Ambon yang tidak ingin disebutkan namanya, Rabu (3/6/2024).

Menurutnya, Otoritas Jasah Keuangan (OJK) sebagai lembaga yang diberikan kewenangan untuk mengaudit sektor keuangan juga harus memperhatikan kasus tersebut.

Pasalnya, masalah ini sangatlah serius sehingga perlu mendapat perhatian yang serius juga dari pihak terkait.

“Menggelapkan dana nasabah sebesar Rp 2 Miliar atau melakukan penyetoran dana nasabah fiktif dapat dikenakan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan, dengan ancaman hukumannya adalah penjara paling lama 4 tahun,” bebernya.

Selain itu, ada juga Pasal 46 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ancaman hukumannya yaitu penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 Miliar.

“Dengan demikian, pihak Bank Mandiri harus segera mengambil tindakan dan melaporkan persoalan ini ke pihak berwajib. Karena pada dasarnya, kasus seperti ini tidak mungkin dilakukan oleh satu orang saja,” tandas sumber.

Diberitakan sebelumnya, ada sejumlah Miliaran Rupiah yang raib dalam tubuh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Cabang Ambon Pattimura (Ampatti).

Berdasarkan Informasi A1 dari internal Bank Mandiri kepada media ini, Rabu (26/6/2024) lalu, Miliaran Rupiah itu raib ditangan salah seorang Sales Generalis Konsumtif (SGK) berinisial NM.

“Saat ini ada sekitar 3 Miliar Rupiah yang raib akibat praktik korupsi tersebut. Kasus ini juga berdampak bagi para karyawan Bank Mandiri Area Maluku-Maluku Utara yang mana kemungkinan besarnya mempengaruhi bonus tahunan mereka,” ungkap Sumber yang tidak ingin diketahui namanya. (VT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.