Diperkirakan, Akhir Tahun Hutang Pihak Ketiga Dibayar Oleh Pemkot

oleh -45 views

Mailoa : DPRD Kota Ambon Memberikan Dukungan Penuh Atas Penyelesaian Hutang Tersebut

TIFA MALUKU.COM – Pemerintah Kota Ambon di bawah pimpinan Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, M.Si berkomitmen untuk menyelesaikan hutang pihak ketiga di akhir tahun 2022.

Dari Rp100 miliar hutang pemkot Ambon yang merupakan warisan dari pemimpin Walikota Ambon sebelumnya, Richard Louhenapessy, kini tinggal Rp26 miliar rupiah yang belum dibayarkan ke pihak ketiga.

Sisa Rp26 Miliar tersebut merupakan hutang dari Dinas PUPR Kota Ambon ke para kontraktor atau pihak ketiga yang telah selesai mengerjakan proyek Pemkot namun belum dibayar hingga saat ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Gerald Mailoa mengatakan, mau tidak mau hutang tersebut harus dibayar oleh Pemkot. Lembaga DPRD Kota Ambon memberikan dukungan politik atas upaya yang dilakukan Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena dalam penyelesaian hutang kepada pihak ketiga.

“Saya kira penyelesaian hutang pihak ketiga merupakan komitmen dari Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena. DPRD Kota Ambon sangat mendukung itu,” ungkap politisi PDI Perjuangan ini.

Terkait kapan hutang tersebut akan diselesaikan, kata Mailoa, akhir tahun 2022 ini diupayakan hutang kepada pihak ketiga dibayar. Pos anggaran yang digunakan, bisa melalui pendapatan daerah.

“Pos anggaran pendapatan daerah bisa digunakan untuk penyelesaian hutang tersebut. Bicara pendapatan di dalamnya ada dana transfer yang bisa digunakan. Tujuannya persoalan hutang piutang kepada pihak ketiga ini harus diselesaikan,” kata Mailoa.

Menurut ia, yang pemerintah kota Ambon harus lakukan yaitu membayar hak para kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan proyek milik pemerintah. Itu kewajiban pemerintah karena pihak ketiga telah menyelesaikan tanggung jawab mereka.

“Hak mereka harus dibayar, sehingga para kontraktor ini juga bisa hidup dan mengembangkan usaha mereka di bidang kontruksi. Ke depannya kita berharap, tidak lagi terjadi persoalan seperti ini,” pungkas Mailoa. (TM-06)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.