Akhirri Perbedaan Data, Pemprov Maluku Luncurkan Portal Lawamena: Pembangunan Harus Berdiri di Atas Fakta, Bukan Asumsi

oleh -16 views

 

TIFA MALUKU. COM, Ambon, 25 Mei 2026 – Pemerintah Provinsi Maluku secara resmi meluncurkan Portal Lawamena Satu Data Maluku pada Senin ini, sebuah tonggak sejarah baru dalam tata kelola pemerintahan yang menandai berakhirnya era ketidaksamaan data antarinstansi yang selama ini kerap menghambat pembangunan. Peluncuran yang berlangsung di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur ini merupakan hasil kerja sama Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku dengan Program SKALA, serta dukungan Pemerintah Australia.

 

Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Maluku mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data, sekaligus mendukung penuh program nasional Satu Data Indonesia. Portal ini akan menjadi pusat integrasi berbagai data sektoral, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, angka kemiskinan, potensi kelautan, pertanian, pariwisata, hingga pembangunan desa dan negeri adat, semuanya disatukan dalam satu ekosistem terpadu.

 

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam sambutannya menegaskan bahwa data kini bukan sekadar angka, melainkan “nafas pembangunan” yang menentukan arah dan kualitas masa depan Maluku. Menurutnya, di era digital ini, kebijakan yang baik hanya bisa lahir dari data yang valid, akurat, dan terpercaya.

 

“Hari ini kita tegaskan: pembangunan Maluku harus berdiri di atas satu data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Siapa yang menguasai data akurat, ia mampu merancang kebijakan yang tepat, cepat, dan efisien. Kebijakan harus lahir dari fakta, bukan asumsi atau perkiraan semata,” tegas Gubernur.

 

Lebih tajam, Gubernur menyoroti persoalan klasik birokrasi yang selama ini menjadi penghambat utama: perbedaan data antarlembaga yang menyebabkan perencanaan dan penganggaran menjadi tidak optimal, bahkan kerap saling bertentangan. Melalui Portal Lawamena, Pemprov Maluku ingin mengakhiri pola kerja lama tersebut dan melahirkan budaya baru birokrasi Maluku: budaya kerja berbasis data.

 

“Kita ingin tinggalkan cara kerja lama. Pembangunan tidak bisa berjalan hanya dengan intuisi. Pembangunan harus berjalan dengan presisi. Jika datanya satu, arahnya satu, maka langkah kita menuju Maluku yang maju dan sejahtera pasti lebih pasti dan terukur,” ujarnya dengan tegas.

 

Gubernur juga mengajak seluruh kepala perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota se-Maluku untuk aktif menggunakan dan mengembangkan portal ini, agar seluruh kebijakan daerah selaras dengan pembangunan nasional. Ia berharap sistem ini nantinya dapat direplikasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota, sehingga manfaatnya dirasakan hingga ke pelosok negeri.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Australia melalui Program SKALA atas dukungan teknis dan kemitraan strategis yang terjalin. Penghargaan kerja sama disimbolkan dengan penyerahan plakat antara Gubernur dan Tim Stapleton, Minister Counsellor Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia. Acara ditutup dengan penandatanganan prasasti peluncuran sebagai tanda resmi dimulainya era baru data di Maluku.

 

Hadir dalam momen bersejarah ini Wakil Gubernur Maluku, unsur Forkopimda, Direktur DP2D Bappenas RI Dini Maghfirra, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, pimpinan perguruan tinggi, BUMN/BUMD, serta para kepala daerah se-Maluku.

 

Kini, dengan hadirnya Portal Lawamena, masyarakat Maluku dapat berharap setiap kebijakan pemerintah, setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan, dan setiap program yang dijalankan, benar-benar tepat sasaran, karena semuanya dibangun di atas pondasi data yang kokoh dan terpercaya. (TM-OL)

Tentang Penulis: tifamaluku

Nama Lengkap : Ongen Lekipiouw, S. Sis Jabatan : Pimpinan Perusahaan/Redaksi Alamat : Jalan Dr Kayadoe Kudamati