Wakil Ketua DPRD Ambon, Gerald Mailoa Hadiri Musrembang Tingkat Kecamatan Yang dibuka Oleh Camat Nusaniwe

oleh -251 views

Tifa Maluku. Com – Camat Nusaniwe, N Latuny, S. Sos secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2022 bertempat di Aula lantai II Kantor Kecamatan Nusaniwe, Rabu (03/03/2022).

Turut hadir dalam Musrembang tingkat Kecamatan Nusaniwe, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon dari Fraksi PDI Perjuangan, Gerald Mailoa MT, Ketua Fraksi PKB, Ari Sahertian, Kapolsek, Danramil, para lurah di wilayah administrasi Kecamatan Nusaniwe, Kepala Pemerintah Negeri, Sejumlah Ketua-ketua RT dan RW, Kepala Puskesmas Waihaong dan Airsalobar, pejabat Bapekot Ambon dan Dinas Sosial Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Camat Nusaniwe menyampaikan kondisi umum yang terjadi di masyarakat baik menyangkut persoalan kemiskinan dan pengangguran, permasalahan dan kebutuhan pembangunan yang ada di Kecamatan Nusaniwe.

Olehnya itu, dia berharap melalui Musrenbang Kecamatan Nusaniwe tahun 2022 ini, mampu melahirkan sejumlah masukan-masukan, ide dan gagasan oleh para pemangku kepentingan dari tingkat RT/RW, desa/Negeri atau Kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda untuk dituangkan dalam bentuk program-program unggulan di masyarakat agar dimasukan dalam rancangan kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2023 nantinya.

Dikatakan, adapun pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Nusaniwe ini sebagai kelanjutan tahapan dari Musrenbang tingkat RT, Desa dan Kelurahan tahun 2022 yang dilaksanakan belum lama ini.

Menurut ia, pembangunan merupakan proses perubahan untuk mencapai suatu kondisi yang ideal bagi kepentingan masyarakat. Sebelum pembangunan di desain untuk kepentingan masyarakat, maka perlu adanya perencanaan yang matang dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan untuk merumuskan dan menyelaraskan berbagai macam program dan kegiatan unggulan yang bersentuhan dengan kebutuhan di masyarakat.

Camat mengakui, seluruh program yang diusulkan dalam Musrembang ini akan disesuaikan dengan anggaran daerah. Olehnya itu, sering kali, usulan program-program yang dianggap prioritas dalam Musrembang ini ada yang tidak diakomodir dalam RKPD. Hal itu bukan berarti pemerintah mengabaikan atau tidak peduli dengan usulan yang disampaikan masyarakat.

“Kita sadari sungguh bahwa kondisi keuangan daerah sangat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Dimana anggaran daerah lebih difokuskan pada penanganan Covid-19 sehingga kegiatan pembangunan yang diusulkan masyarakat terpaksa dipending lantaran anggaran daerah tidak mampu untuk membiayai kebutuhan pembangunan itu. Olehnya itu, jangan kita merasa pesimis, tetapi tetap optimis bahwa kedepannya kondisi keuangan daerah akan membaik sehingga mampu menjawab seluruh persoalan pembangunan yang ada di masyarakat. Termasuk upaya dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran akibat pandemi Covid-19, ” terang ia.

Camat Nusaniwe juga meminta dukungan dan perhatian para wakil rakyat dapil Nusaniwe agar dapat mengawal aspirasi yang disampaikan masyarakat. Sehingga apa yang menjadi harapan dan tuntutan masyarakat di Kecamatan Nusaniwe dapat diakomodir dalam barang tubuh anggaran 2023 nanti.

‘Kita tetap berpatokan pada anggaran daerah, kalau prinsipnya program dan kegiatan yang diusulkan dianggap penting dan strategis, kami berharap apa yang menjadi harapan masyarakat dapat diwujudkan,” pungkas ia.

Selanjutnya, Musrembang Kecamatan dilanjutkan dengan paparan yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Ambon dan Kabid Perencanaan Pengembangan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapekot) Ambon yang dipandu oleh Sekretaris Camat Nusaniwe, Quraizin Tuhuteru, S. STP, M. S. i. (TM-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.